Pendaftaran Ditutup, 30 Peserta Berebut 7 Jabatan di Pemkot Mataram

SERAHKAN FORMULIR : Salah satu pelamar lelang jabatan eselon II Kota Mataram menyerahkan formulir pendaftaran. (ali/radarlombok)

MATARAM—Pendaftaran lelang jabatan untuk 7 jabatan eselon II Kota Mataram resmi ditutup. Antusiasme pejabat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi sangat tinggi. Sejak dibuka lima hari lalu, jumlah pendaftar yang mendaftarkan diri sebanyak 32 orang. Namun yang mengembalikan formulir pendaftaran untuk mengikuti tahapan selanjutnya sebanyak 30 orang.

Sementara 2 pelamar lainnya sampai dengan pendaftaran ditutup tidak mengembalikan formulir pendaftaran. ‘’Dari laporan yang kami terima ada 30 pendaftar yang mengembalikan berkas pendaftaran,’’ ujar Sekda Kota Mataram, Dr H Effendi Eko Saswito di Mataram, kemarin (10/9).

Selanjutnya, tim Panitia Seleksi (Pansel) akan melakukan pemeriksaan berkas administrasi peserta pendaftaran lelang jabatan. Seluruh berkas diperiksa tim pansel untuk kelengkapan.

‘’Nanti baru kami rapatkan apakah sudah memenuhi persyaratan dan lolos tahapan administrasi. Dari situ baru pansel menentukan apakah yang bersangkutan memenuhi syarat untuk mengikuti proses selanjutnya,’’ katanya.

Setelah lolos tahapan administrasi. Pelamar berhak mengikuti tehnical meeting dan menerima penjelasan secara umum berkaitan dengan proses pansel. ‘’Saat tehnical meeting juga yang bersangkutan harus menyerahkan makalah yang akan dipresentasikan di depan tim pansel. Itu urutan acara yang akan diikuti peserta,’’ terangnya.

BACA JUGA :  Download 509 Formasi CPNS dan PPPK Lombok Timur 2021

Dari data yang diperoleh di Sekretariat Tim Pansel di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram. 32 pejabat eselon III Kota Mataram mendaftar lelang jabatan.

Rinciannya, untuk jabatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram diikuti 8 pelamar. Selanjutnya Dinas Perikanan dengan 5 pelamar. Berikutnya yang paling banyak adalah jabatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan 9 pelamar. Jabatan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dengan 3 pelamar.

Lalu jabatan Dinas Perdagangan menghadirkan 6 pelamar. Untuk jabatan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) 3 pelamar. Kemudian jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram yang selama ini banyak diperbincangkan diikuti 3 pelamar.

Sekda mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan bersyukur tingginya pelamar lelang jabatan di Kota Mataram. Kendati pendaftarannya hanya dibuka 5 hari. ‘’Alhamdulillah kita bersyukur pendaftarnya banyak. Teman-teman rupanya sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari,’’ terangnya.

Khusus untuk peserta yang belum menyerahkan hasil tes kesehatan di RSUD Kota Mataram. Eko yang juga menjabat Ketua Tim Pansel mengatakan, tim pansel masih mentolerir. ‘’ Karena bisa jadi surat keterangannya belum keluar,’’ ungkapnya.

BACA JUGA :  Pelamar CPNS Pemprov NTB 7.217 Orang, 693 Pelamar Dinyatakan TMS

Namun jika pelamar tidak lulus tes kesehatan. Maka pelamar bisa digugurkan sebagai peserta lelang jabatan. ‘’Kalau pemeriksaan kesehatan yidak memenuhi syarat. Yang bersangkutan langsung dinyatakan gugur. Itu sudah ada kesepakatan dari pansel untuk memberikan kesempatan kepada peserta dalam melengkapi administrasinya,’’ jelasnya.

Dengan terpenuhinya jumlah minimal pelamar dimasing-masing jabatan. Kemungkinan besar pendaftaran lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Kota Mataram tidak diperpanjang. ‘’Kalau sudah memenuhi semuai sesuai ketentuan. Pendaftaran tidak diperpanjang. Artinya kan minimal 3 disetiap jabatan yang dipansel. Kalau kurang baru kita perpanjang 3 hari,’’ jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati mengatakan, pendaftaran lelang jabatan sudah ditutup. ‘’Keseluruhannya ada 32 pendaftar dan yang menyerahkan formulir pendaftaran 30 orang,’’ katanya.

Pelamar lelang jabatan terlihat cukup antusias mengembalikan berkas pendaftaran. Kebanyakan mengembalikan berkas menjelang penutupan pendaftaran. Pelamar juga terlihat akrab dengan peserta lainnya. “Saya jadi mendaftar untuk jabatan Kepala Dispora dan Bakesbangpol,’’ ungkap Ida Wayan Putra. (gal)