Pendaftar SNMPTN di Unram Bertambah

SNMPTN UNRAM
SNMPTN UNRAM

MATARAM – Jalur Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akhirnya resmi ditutup Selasa kemarin (6/3). Tahun ini, di Universitas Mataram (Unram) pendaftarnya tercatat bertambah 6 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah pendaftar tahun ini mencapai hingga 15.445 orang. 

Ketua Panitia PTN Unram, Prof Dr Ir H Lalu Wiresapta Karyadi MSi mengatakan, tahun ini pendaftar yang sudah memasukkan berkasnya hingga hari penutupan mencapai 15.445 pendaftar. Dibanding tahun sebelumnya lanjutnya, tahun ini peminat dari berbagai daerah kian membludak. Hal itu dibuktikan dari pencapaian jumlah pendaftar di hari penutupan.

Berdasarkan data yang dimilikinya, tahun ini pendaftar bertambah sebesar 6 persen atau 200-an orang. “Alhamdulillah, pendaftar kita tahun ini di jalur SNMPTN kian bertambah, termasuk mereka yang memilih Unram sebagai PTN pertama dan kedua,” katanya, Rabu kemarin (7/3).

Jumlah sebelumnya pada 27 Februari 2018 lalu sambungnya, pendaftar tercatat sebanyak 3.079 orang. Namun berselang satu pekan, pendaftar bertambah menjadi 15.445 orang. Peningkatan ini disebutnya, didasari oleh beberapa faktor. Diantaranya, semakin banyaknya jumlah sekolah di NTB dan luar daerah mendaftarkan siswanya.

Selain itu juga, siswa yang akan lulus makin meningkat. Bahkan, ketersediaan program studi (Prodi) yang jumlahnya 35 di Unram itu disebutnya sebagai salah satu penyebab peningkatan jumlah pendaftar. 

Pasalnya, Prodi di luar daerah seperti di Pulau Jawa, di Unram sendiri sudah ada. Sehingga, pendaftar lokal sangat memprioritaskan Unram sebagai kampus pilihannya. Namun meski demikian, pada kondisi ini pihaknya mengaku tetap akan menggunakan persentase kapasitas tampungan setia Prodi.

Dengan demikian, dari jumlah sebanyak 15 ribuan ini tetap akan disesuaikan dengan kemampuan setiap Prodi. “Jumlah sebanyak 15 ribuan pendaftar ini tetap akan diseleksi oleh pusat lewat nilai raport dan prestasi prestasi akademik maupun non akademik mereka. Sehingga peluang mereka untuk lulus sama, ” tambahnya.

Disamping itu, pihaknya juga tidak lupa menitipkan pesan dan harapan kepada seluruh siswa dan masyarakat. Tujuannya, supaya jangan mudah percaya sama oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mendaftarkan anaknya. Karena proses seleksi pada jalur SNMPTN ini langsung ditentukan dari pusat.

“Kita harap masyarakat jangan mudah terpengaruh oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena penentuan kelulusan pendaftar langsung dari pusat,” tutupnya. (rie)