Pendaftar CPNS Pemprov NTB Capai 8.362 Orang

Muhammad Nasir (FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB mencatat ada 8.362 pelamar CPNS hingga akhir penutupan pendaftaran. Semua pelamar ini tercatat untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis, khususnya lingkup Pemprov NTB.

Kepala BKD Provinsi NTB, Muhammad Nasir menyebutkan, tidak semua pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dari jumlah itu. Ada banyak juga pelamar yang dinyatakat tidak memenuhi syarat (TMS). “Yang sudah dinyatakan MS sebanyak 5.579 pelamar. Sementara yang dinyatakan TMS sebanyak 791 pelamar. Belum terverifikasi 1.992 pelamar,” ungkap Nasir, Senin (26/7).

Oleh sebab itu, sambung Nasir, pihaknya masih memiliki waktu sampai 2 Agustus 2021 memverifikasi berkas pelamar untuk difinalkan berapa jumlahnya. Baik untuk menyimpulkan berapa jumlah pelamar yang dinyatakan MS maupun TMS. “Jadi belum bisa difinalkan karena masih ada yang belum diverifikasi. Baru bisa difinalkan sampai dengan 2 Agustus,” tegasnya.

Terkait formasi CPNS yang tidak terisi juga belum dapat disimpulkan. Meski dari data sementara yang direkap terdapat beberapa formasi di tenaga kesehatan yang tidak ada pelamar. Begitu juga di formasi tenaga teknis sehingga pihaknya belum dapat mengekspose terkait dengam formasi apa saja yang tidak ada pelamar. “Belum bisa diekspose karena masih diverikasi, final pendaftaran hari ini (kemarin, red),’’ ulasnya.

Pemprov NTB mendapat jatah formasi CPNS tahun ini sebanyak 422 formasi. Rinciannya untuk formasi tenaga kesehatan sebanyak 271 formasi dan tenaga teknis sebanyak 151 formasi. “Untuk sementara jumlah pendaftar pelamar di formasi ditenaga kesehatan sebanyak 3.275 pelamar, sedangkan di formasi tenaga teknis sebanyak 5.087 pelamar,” katanya.

BACA JUGA :  DPR RI Desak Percepat Vaksinasi di NTB

Lebih lanjut Nasir merincikan, dari jumlah pelamar yang sudah terverifikasi di formasi tenaga kesehatan tersebut, yang sudah dinyatakan MS sebanyak 1.585 pelamar yang dinyatakan TMS hanya 179 pelamar. Kemudian yang belum terverifikasi sebanyak 1.511 pelamar. Sedangkan di formasi tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan MS sebanyak 3.994 pelamar dan yang dinyatakan TMS hanya 612 pelamar. Sementara yang belum terverifikasi sebanyak 481 pelamar. “Jadi formasi tenaga teknis yang paling bayak pelamar hingga saat ini,” ucapnya.

Dari data yang dihumpun saat ini, untuk formasi yang belum ada pelamar terdapat di formasi tenaga kesehatan. Yakni, formasi dokter gigi dengan lokasi RS H Lalu Manambai Abdulkadir dengan kouta yang dibutuhkan 2 orang. Kemudian formasi dokter pendidik klinis dengan lokasi formasi RSUD Provinsi NTB dengan kouta yang dibutuhkan 2 orang, sedang yang mendaftar baru satu pelamar.

Selanjutnya, formasi dokter spesialis anak dengan lokasi formasi di RS H Lalu Manambai Abdulkadir yang dibutuhkan 1 orang. Kemudian, formasi dokter spesialis mata dengan lokasi formasi di Rumah Sakit Mata NTB dibutuhkan 1 orang, serta formasi rekam medis dengan lokasi formasi di RS H Lalu Manambai Abdulkadir yang dibutuhkan 3 orang.

Sedangkan untuk formasi tenaga teknis yang belum ada pelamar, yakni formasi arsiparis belum ada sama sekali pelamar dari jumlah formasi sebanyak 17 formasi. Hanya satu yang sudah terisi oleh pelamar di lokasi formasi Dinas Kesehatan dan Dinas ESDM masing-masing satu pelamar.

BACA JUGA :  Penduduk Miskin NTB Bertambah 32.770 Orang, Persentasenya Menurun

Selanjutnya, untuk formasi perencanaan dengan lokasi formasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dibutuhkan 1 orang. Formasi pranata sumber daya manusia apratur dengan lokasi formasi Badan Kepegawaian Daerah dibutuhkan 1 orang. Kemudian di formasi penyuluh kehutanan dengan lokasi formasi Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dibutuhkan 2 orang. Begitu juga di formasi polisi kehutanan dengan lokasi formasi yang sama dibutuhkan 2 orang.

Nasir juga mengingatkan, bagi semua pelamar ingin melakukan sanggahan pihaknya telah memberikan ruang sesuai jadwal dan mekanisme yang ada. “Sudah disiapkan ruang melakukan sanggahan sesuai yang tertera di pengumuman,” terangnya.

Meski sejauh ini, pihaknya juga sudah banyak setiap hari ada pelamar yang berkonsultasi melalui pesan WhastApp. Baik soal pelamar yang dinyakan TMS maupun hal lain. Pihaknya kemudian memberikan jawaban sesuai ketentuan yang ada. “Dijawab sesuai ketentuan dan persyaratan yang sudah diumumkan, kami juga tiap hari ada pertayaan dari calon (pelamar) melalui WA yang sudah kami umumkan,” ucapnya.

Sesuai jadwal tahapan terbaru, untuk pengumuman hasil seleksi administratif dijadwalkan selama dua hari, mulai 2 Agustus sampai 3 Agustus 2021. Kemudian, masa sanggah dijadwalkan  pada 4-6 Agustus 2021. Jawab sanggah dijadwalkan pada 4-13 Agustus 2021. Dan, untuk pengumuman pasca-sanggah dijadwalkan 15 Agustus 2021. (sal)