Penanganan Sampah, Prioritas Pemdes Sembalun Lawang

MUSRENBANGDES: Suasana Musrenbangdes Sembalun Lawang yang diselenggarakan Selasa lalu, dan dihadiri Camat Sembalun, Usman, S.Sos, dan anggota Muspika lainnya (JALAL/RADAR LOMBOK)

SELONG—Sembalun merupakan bagian dari kawasan yang akan menjadi perhatian nantinya, bila Gunung Rinjani berhasil menyandang predikat sebagai geopark dunia. Dalam rangka itu, maka Desa Sembalun Lawang kemudian mengusulkan dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun ini yang digelar Selasa lalu (24/1), memperioritaskan program penanganan sampah, selain Pengelolaan Air Minum Desa (Pamdes) dan Badan Usaha MIlik Desa (Bumdes).

"Program yang kita prioritaskan yakni Pamdes, Bumdes dan tungku sampah,” kata Rupnih, Ketua LKMD Sembalun Lawang, Rabu kemarin (25/1).

Sebelumnya dikatakan, pihaknya sudah melakukan inventarisasi sejumlah program unggulan, salah satunya pada tahun 2017 diadakan Pamdes, Bumdes, Basdes, membangun tungku untuk penanganan sampah, dan penataan pasar umum. Dimana Desa Sembalun Lawang mendapat kucuran dana sebelumnya Rp 955 juta, dan meningkat Rp 100 juta.

[postingan number=3 tag=”sampah”]

Prioritas pada penanganan sampah, mengingat persoalan sampah selama ini menjadi persoalan serius bagi daerah yang merupakan tujuan wisata ini. Sehingga pihaknya memprioritaskan penanganan sampah sebagai upaya melakukan pembenahan dan perbaikan lingkungan, guna menuju Sembalun yang bersih dan nyaman bagi para wisatawan nantinya. Meski program penanganan sampah berupa pembangunan tungku ini tidak merupakan prioritas urutan pertama dalam usulan Musrenbandes ini.

Adapun hasil Musrenbangdes yang dihadiri Camat Sembalun, Usman, S.Sos, dan Muspika lainnya tersebut, menghasilkan kesepakatan pada usulan prioritas Pamdes, Bumdes/Basdes, penanganan sampah (tungku), pembukaan jalan usaha tani Ronggak, penataan pasar, dan pengadaan mesin pompa air.

Sementara Camat Sembalun, Usman S.Sos, sebelumnya dalam sambutan pembukaan Musrenbangdes tersebut mengatakan, diperlukan kebersamaan dalam membangun desa dan pengelolaan yang bagus. Pihak kecamatan sendiri dikatakan sudah mengusulkan untuk membangun beberapa prioritas di masing-masing desa, dengan program PNPM. "Kita sudah mengusulkan beberapa pembangunan fisik untuk menjadi prioritas kita bersama," imbuhnaya.

Musrembangdes tahun ini menjadi skor dan atau nilai dari apa yang pernah dilakukan. Diharapkan pembangunan non fisik diperbanyak, seperti meningkatkan SDM dengan memperbanyak pelatihan untuk meningkatkan skill pemuda, maupun masyarakat pada umumnya, terlebih tentang kesehatan. (lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid