Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Drs HL Gita Ariadi, M.Si
Drs HL Gita Ariadi, M.Si.( Faisal Haris/radarlombok.co.id)

Gubernur Keluarkan Imbauan

MATARAM– Dalam menyikapi banyaknya informasi yang beredar ditengah masyarakat munculnya virus corona di berbagai negara Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menyiapkan layanan corona crisis center (3C).

 Menurut Sekretaris Daerah Drs HL Gita Ariadi, M.Si Corona Crisis Center akan melayani berbagai hal terkait informasi dan pertanyaan yang masuk dari seluruh masyarakat, pembaruan data-data dan situasi terkini, termasuk berbagai penanganan medis yang dibutuhkan masyarakat. “3 C yang kita buat harus menjadi pusat informasi, treatment medic, serta rescue and recovery,”katanya.

Crisis center ini akan dikomandani oleh Asisten Administrasi dan Umum Dra, Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si., dengan Sekretaris Kepala Biro Kesra Setda Prov. NTB, yang didukung oleh Anggota dari OPD terkait di tingkat Provinsi yaitu, Kepala Dinas Kominfotik, Biro Humas dan Protokol, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUP, Kepala Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, KKP, dan Dinas Pariwisata. C 3 juga akan berkantor di Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Jalan Pejanggik No. 12 Mataram.

 Sekda juga berharap agar seluruh OPD terkait mendukung penuh C3 yang dibentuk, dengan segera memberikan data dan informasi yang terbaru, terkait perkembangan pariwisata di NTB, perkembangan mahasiswa di China, serta persiapan NTB menutup serta menangkal kemungkinan masuknya Corona dari berbagai pintu moda transportasi baik darat, laut dan udara.

 Kepala Biro Humas dan Protokol Setda. Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos, MM yang juga hadir menyampaikan bahwa crisis center memang menjadi hal utama yang dibutuhkan menyikapi kondisi saat ini. “crisis center juga akan menjalankan informasi edukasi bagi masyarakat, utamanya dalam memberikan ketenangan bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakatnya dalam berbagai situasi,” pungkas Najamuddin

 Selain itu, katanya Pemprov juga sudah mengeluarkan surat edara (SE) tentang kewaspadaan penyebaran virus corona. Dimana dalam SE yang ditandatangani oleh Gubernur NTB, H Dr Zulkifliemansyah  menyampaikan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap munculnya virus corona (2019nCoV), masyarakat NTB diharapkan untuk tetap tenang dan menjaga kesehatan dengan melakukan prilaku hidup bersih dan sehat (cuci tangan pakai sabun, komsumsi makanan yang berimbang, aktivitas fisik, istrirahat yang cukup) dan menggunakan masker jika mengalami deman, batuk dan susah bernafas segara kefasilitas terdekat.

 Selanjutnya,  menyadari penyebaran virus corona (2019nCoV) di China merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksikan (force majeure) diminta kepada hotel atau penyedia akomodasi yang ada di NTB untuk tidak mengenakan biaya pembatalan atau cancellation fee terhadap agen perjalanan atau wisatawan China yang membatalkan kedatangannya, alasan penyebaran penyakit tersebut diatas. Kemudian di dalam SE, sambungnya, bagi agen perjalanan wisatawan China yang sudah membayar down paymet kepada hotel atau peyedia akomudasi dapat menggunakan down payment untuk kunjungan yang akan datang. “Kepada semua pihak agar berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi NTB. Sebelum membuat pernyataan-pernyataan terkait dengan pasien-pasien yang menunjukkan tanda-tanda demam guna menghindari berita yang kurang tepat sehingga menimbulkan keresahan dan merugikan NTB sebagai destinasi pariwisata,” ucapnya mengutip imbuan Gubernur NTB.  Dalam imbuan juga, disampaikan jika diperlukan informasi lebih lanjut posko kewaspadaan virus corona. (sal)