Pemprov NTB Siap Gelar Tes SKD CPNS

Sebanyak 5.559 Orang Adu Keberuntungan

Tes SKD CPNS
SELEKSI : Para petugas bekerja hati-hati dalam melakukan validasi berkas pelamar CPNS di Kantor BKD Provinsi NTB, Kamis (25/10). (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB telah menyelesaikan tahap verifikasi seleksi administrasi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS). Bagi yang lolos administrasi, harus mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT). 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB telah mengumumkan hasil seleksi administrasi sejak pukul 23.00 Wita, Kamis (25/10). “ Untuk Pemprov, ada 5.559 pelamar yang lulus seleksi administrasi. Sedangkan 997 orang tidak memenuhi syarat (TMS). Setelah ini tahapannya tes SKD, dan kita sudah siap laksanakan,” terang Kepala BKD Provinsi NTB. H. Fathurrahman kepada Radar Lombok, Kamis (25/10).

BACA JUGA: 3.244 Pelamar CPNS Loteng Lulus Administrasi

Jadwal pelaksanaan SKD dengan sistem CAT, semula diumumkan tanggal 26 Oktober hingga 17 November 2018. Namun hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut dari Badan kepegawaian Negara (BKN). 

Pelaksanaan SKD akan segera diumumkan setelah adanya informasi dari BKN. Namun yang pasti, tanggal 26 Oktober hari ini, belum dimulai tes SKD. “ Kita sudah siap, tapi belum ada informasi dari BKN kapan akan lakukan tes. Daerah masih diberikan kesempatan melakukan validasi. Yang jelas pelaksanaan tes itu jangan sampai melewati tanggal 17 November,” kata Fathurrahman. 

Pemprov NTB telah mempersiapkan lokasi tes CPNS di kantor BKD. Dalam sehari akan diikuti oleh 500 orang, sehingga membutuhkan waktu sekitar 11 hari untuk menyelesaikannya. 

Menurut Fathurrahman, pihaknya telah siap kapan pun tes dilaksanakan. “ Kita tidak akan melewati batas. Tapi kan kita hanya siapkan CAT, kalau server dan pengawas itu dari BKN. Kita sudah siap tempat, siap CAT. Tinggal tunggu konfirmasi kesiapan pengawas dan server dari BKN,” ucapnya. 

Untuk pelaksanaan tes di kabupaten/kota, juga telah disiapkan. Namun saat ini beberapa wilayah masih dalam proses verifikasi seleksi administrasi. “ UPT BKN juga siapkan lokasi, ambil lokasi di gedung Imperial jalan Panji Tilar. Jadi pelaksanaan tes bukan diundur. Mungkin diberikan waktu dulu sehari untuk cetak kartu kelulusan. Mungkin tanggal 28 Oktober sudah dimulai tes, kita tunggu saja,” ujar Fathurrahman.

Jumlah pelamar di Pemprov NTB tergolong sedikit. Jatah kursi yang disiapkan 443 formasi untuk direbut oleh 5.559 pelamar. Mengingat, sebanyak 997 orang dinyatakan TMS. “ Yang gak lolos sebagian besar tidak kirim berkas administrasi lewat PT Pos ke BKD, padahal itu persyaratan,” ungkap Fathurrahman. 

Selain itu, pelamar tidak lulus administrasi juga disebabkan berbagai hal. Diantaranya salah kualifikasi dengan formasi yang dilamar. “ Kemudian yang ditayangkan sccn berbeda dengan pengumuman kita. Seperti kualifikasi ilmu teknik mesin, sementara di sscn tambahkan pendidikan teknik mesin, sehingga tidak bisa masuk,” katanya. 

Dalam hal seleksi administrasi, BKD telah bekerja sebaik mungkin. Situs sccn yang lemot, membuat petugas terpaksa bekerja pada malam hari. Mengingat, validasi tidak cukup dengan pemberkasan saja, namun juga melalui sccn

Jumlah pelamar yang TMS, terjadi pengurangan. Hal itu disebabkan, pelamar mampu memenuhi kekurangan dalam berkasnya. “ Kita tidak ingin ada yang dirugikan. Seperti legalitas ijazah yang penting sah. Kita tidak ingin hal-hal tidak substantif merugikan masyarakat,” tutup Fathurrahman.

BACA JUGA: Formasi CPNS Bisa Kosong

Salah seorang pelamar CPNS, Serly Humairoh yang tinggal di Kota Mataram, mengaku lulus seleksi administrasi. Saat ini dirinya terus mempersiapkan diri untuk menghadapi tes SKD dengan sistem CAT. 

Salah satu persiapan yang dilakukan, dengan memperbanyak ikut simulasi. Berbagai jenis simulasi tes CPNS semangat diikuti. “ Persiapan latihan soal dan coba buat simulasi. Semoga saja ada keberuntungan,” kata pegawai kontrak di Pemprov NTB ini.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut