Pemprov NTB Dapat Kuota 422 Formasi CPNS dan 4.442 PPPK

M Nasir (FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pengumuman pendaftaran seleksi calon pegawai negeri spil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dimulai tanggal 30 Juni 2021.

Informasi tersebut disampaikan  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB,Muhammad Nasir setelah mendapatkan informasi resmi dari panitia seleksi nasional (Panselnas) untuk pengumuman seleksi CPNS dan PPPK di Provinsi NTB juga dibuka tanggal 30 Juni 2021. “Pengumuman seleksi CPNS dan PPPK dibuka tanggal 30 Juni 2021. Tapi Belum ditandatangani pengumuman oleh PPK,” ungkapnya kepada Radar Lombok, Selasa (29/6).

Menurutnya, masih ada tahapan mekanisme yang harus diselesaikan terlebih dahulu, baik soal mekanisme pendaftaran dan lain sebagainya. “Untuk kita pahami besama semua tahapan ada mekanisme dan aturannya, tugas kami mengikuti SOP dan regulasi yg ada, bukan persoalan sudah ramai secara nasional,” singkatnya.

Kepala Bidang Informasi Kepegawai BKD Provinsi NTB, H Syamsul Buhari mengatakan, untuk formasi dari jumlah yang pernah ditetapkan sebelumnya terjadi perubahan terutama untuk formasi PPPK. Sedangkan untuk formasi CPNS khusus di lingkup pemprov mendapatkan jatah sebanyak 422 formasi. Terdiri dari tenaga kesehatan 271 formasi dan tenaga teknis sejumlah 151 formasi. Sedangkan PPPK sebelumnya ditetapkan 4.443 formasi untuk tenaga guru berubah menjadi 4.442 formasi. “Untuk Provinsi CPNS tetap sebanyak 422 formasi dan PPPK mengalami perubahan menjadi 4442 formasi untuk guru
sedangkan PPPK non-guru tidak ada formasinya,” ungkapnya.

Meski sudah keluar jatah formasi yang didapatkan Pemprov NTB, namun Syamsul belum dapat membeberkan soal rincian dari setiap formasi yang sudah ditetapkan. Karena masih menunggu pengumuman pendaftaran ditandatangani Gubernur NTB, apalagi dengan adanya perubahan. “Sedang proses tandatangani Pak Gub karena ada beberapa perubahan, termasuk jadwal. Untuk maklum,” kelitnya.

BACA JUGA :  Dewan Desak Penggabungan BPR Dipercepat

Hal yang sama juga soal jumlah formasi disetiap kabupaten kota belum dapat dibeberkan. Meski sebelumnya telah ditetapkan jumlah formasi di masing-masing kabupaten kota berdasarkan hasil penetapan formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada April 2021 lalu. Dengan jatah rincian formasi masing-masing baik CPNS maupun PPPK. Untuk Kota Mataram mendapatkan jatah formasi CPNS terdiri dari tenaga kesehatan sejumlah 118 formasi dan tenaga teknis sejumlah 28 formasi dan PPPK untuk tenaga guru sebanyak 738 formasi.

Maka total formasi kota Mataram sebanyak 884 formasi. Kemudian, Kabupaten Lombok Barat jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 1.876 formasi. Terdiri dari CPNS untuk tenaga kesesahan sejumlah 118 formasi, tenga teknis sejumlah 6 formasi. Sedangkan PPPK untuk tenaga guru sebanyak 1.752 formasi. Lombok Tengah jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 2.080 formasi. Terdiri dari CPNS untuk tenaga kesehatan sejumlah 34 formasi, tenaga teknis sejumlah 160 formasi dan PPPK untuk tenaga guru sebanyak 1.886 formasi. Lombok Timur jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 509 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 83 formasi, tenaga teknis sejumlah 24 formasi. Dan PPPK untuk tenaga guru sejumlah 264 formasi. Tenaga kesehatan sejumlah 138 formasi PPPK.

Lombok Utara jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 479 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 27 formasi, tenaga teknis 46 formasi. Dan PPPK untuk tenaga guru sejumlah 284 formasi, tenaga kesehatan sejumlah 113 formasi, tenaga teknis sejumlah 9 formasi. Selanjutnya, Sumbawa Barat jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 617 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 199 formasi, tenaga teknis sejumlah 22 formasi. PPPK untuk tenaga guru sejumlah 337 formasi, tenaga kesehatan 57 formasi, tenaga teknis 2 formasi. Sumbawa jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 1.832 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 137 formasi, tenaga teknis sejumlah 82 formasi. Dan PPPK untuk tenaga guru sejumlah 1.613 formasi. Kabupaten Dompu jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 1.020 farmasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 247 formasi, tenaga teknis sejumlah 130 formasi. Dan PPPK tenaga guru sejumlah 630 formasi, tenaga kesehatan hanya
1 formasi, tenaga teknis sejumlah 12 formasi.

BACA JUGA :  Faktor Lokal Pengaruhi Hujan di Musim Kemarau

Sedangkan, Kabupaten Bima jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 275 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 134 formasi, tenaga teknis sejumlah 30 formasi. Dan PPPK tenaga guru sejumlah 90 formasi, tenaga kesehatan 9 formasi, tenaga teknis sejumlah 12 formasi. Terakhir Kota Bima jumlah formasi CPNS dan PPPK sebanyak 301 formasi. Terdiri dari CPNS tenaga kesehatan sejumlah 57 formasi, tenaga teknis sejumlah 16 formasi. Dan PPPK tenaga guru 181 formasi, tenaga kesehatan hanya 1 formasi, tenaga teknis sejumlah 46 formasi. “Untuk kabupaten dan kota belum dapat update data,” ujarnya. Syamsul juga belum dapat menjelaskan soal mekanisme pendaftaran maupun syarat-syarat pendaftaran bagi calon pelamar baik CPNS maupun PPPK dengan alasan pihaknya akan mengumumkan secara resmi melalui https://bkd.ntbprov.go.id. “Tapi besok (hari ini, red) baru bisa akses lengkapnya di link setelah di-upload,” tutupnya. (sal)