Pemprov Kirim 32 Mahasiswa Penerima Beasiswa ke Malaysia

BEASISWA: Penjabat Gubernur NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi, melepas secara simbolis keberangkatan mahasiswa penerima beasiswa Al-Bukhari Internasional Universiti (AIU) Malasysia, Senin (28/11). (RATNA/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kembali mengirim sebanyak 32 mahasiswa penerima beasiswa untuk melanjutkan studinya di Al-Bukhari Internasional Universiti (AIU) Malaysia, pada Desember 2023 mendatang.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Ilmu dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB, Muslim mengatakan pengiriman 32 awardee ini adalah bagian dari program beasiswa NTB khusus kategori B. Artinya Pemprov hanya menyiapkan anggaran untuk keberangkatan saja. Selebihnya biaya untuk hidup, kuliah dan sebagainya ditanggung oleh Kampus AIU.

“Itu biayanya gratis dari Kampus Al-Bukhari Internasional Universiti Malaysia. Berangkatnya diperkirakan awal Bulan Desember, dan itu dibiayai gratis selama empat tahun untuk biaya hidup, biaya kuliah sampai keberangkatan dan kepulangan itu dibiayai gratis,” ungkap Muslim saat ditemui di Mataram, Selasa (28/11).

Disampaikan Muslim, selama empat tahun kuliah, total alokasi anggaran yang diberikan kepada setiap mahasiswa penerima beasiswa AIU adalah sebesar Rp 200-300 juta. Artinya Kampus AUI menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9,6 milliar untuk mensuport 32 putra-putri terbaik NTB ini, agar dapat berkuliah di Malaysia.

Karena itu, pihaknya memastikan proses seleksi penerimaan beasiswa ini sudah sesuai dengan petunjuk dari AUI. Para penerima beasiswa ini merupakan hasil seleksi yang telah dilaksanakan pada April 2023 lalu. Mulanya Pemprov mengirim 40 nama calon penerima beasiswa AUI, tetapi dari 40 tersebut hanya 32 orang yang lulus seleksi.

Baca Juga :  KSU Rinjani Gugat Gubernur NTB Dkk Rp 4,6 Triliun

Terpenting beasiswa dari AIU ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang belum bisa menjangkau bangku kuliah karena keterbatasan anggaran. “Dan ini (Beasiswa AUI, red) untuk masyarakat miskin NTB. Ada persyaratannya tidak boleh orang kaya,” imbuhnya.

Muslim mangatakan pengiriman mahasiswa penerima beaiswa ke kampus AIU pada tahun 2023 ini merupakan angkatan ke dua. Setiap tahunnya kampus AIU, Malasysia memang memberikan kuota penerimaan beasiswa untuk NTB. Pada tahun 2022, kuota yang diberikan sebanyak 22 orang, lalu bertambah sebanyak 10 orang menjadi 32 orang di tahun 2023.

Pada tahun 2023 ini BRIDA NTB hanya menyelenggarakan seleksi Beasiswa NTB S1 tujuan Al Bukhari International University Malaysia, sementara untuk Beasiswa S2 atau pun S3 mahasiswa ke luar negeri tetap akan dilakukan ikhtiar melalui kerjasama dengab lembaga, CEO, pemberi beasiswa. Bahkan Pemprov NTB sedang intens menjajaki kerjasama dengan BRIN dan BAPENAS.

“Tahun depan akan bertambah lagi itu untuk S1. Sementara yang S2 sedang kita siapkan kerjasamanya dengan Kampus Al-Bukhari. Tahun kemarin kita ada tawaran diskon 50 persen, tapi besok kita ketemu Rektornya minta dibiayai gratis sama dengan S1,” ujarnya.

Selain Malaysia, Pemprov juga menjalin kerjasama dengan sejumlah negara terkait program beasiswa. Misalnya Inggris yang memberikan kursus atau pelatihan gratis bagi masyarakat NTB, seperti kursus bawah laut dan pelatihan industri. “Kedepan kita juga cari short course untuk ASN, masyarakat, mahasiswa dan pelajar,” ujarnya.

Baca Juga :  Alasan Prof Masnun Tersingkir dari Usulan Pj Gubernur

Dengan adanya pola beasiswa dari seperti ini, menjadi bukti bahwa Pemprov tidak saja mengandalkan sumber dana dari anggaran daerah. Pemprov tetap menjalin pola-pola kerjasama dan kolaborasi dengan semua lembaga penyedia beasiswa. “Untuk APBD, dibiayai yang on going, yang sekarang ini tinggal 300 orang, dan kemungkinan 2024 sudah selesai,” jelasnya.

Penjabat Gubernur NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi, menambahkan pengirinan 32 awardee ke AIU ini tak lepas dari ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dalam membina hubungan baik dengan Perguruan Tinggi di Malaysia, kaitannya dengan program Beasiswa NTB.

“AIU kembali memberikan kuota beasiswa kepada pemerintah NTB, dengan memberikan peluang putra-putri daerah untuk bisa melanjutkan studi di Kedah Malaysia, tanpa harus memikirkan biaya perkuliahan. Karena seluruh komponen studi ditanggung oleh pihak AIU,” ungkapnya.

Saat ini, 32 penerima Beasiswa NTB – AIU Malaysia tengah dalam proses pembuatan Visa Student, untuk memenuhi syarat masuk sebagai foreigner student di Malaysia, serta menunggu waktu keberangkatan di awal Desember 2023 ini.

“Setiap tahun dibukanya program Beasiswa NTB selalu mendapatkan antusias yang tinggi dari masyarakat, dan menjadi program yang banyak diminati dan dinanti-nanti. BRIDA NTB selaku Pelaksana Teknis terus mengupayakan peluang-peluang beasiswa untuk putra-putri di NTB,” pungkasnya. (rat)

Komentar Anda