Pemprov Diminta Tangani Jalan Rusak di Lobar

RUSAK: Jalan provinsi di Desa Kuripan butuh sentuhan. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Pemerintah Provinsi NTB diminta memperhatikan kondisi jalan provinsi di wilayah Lobar yang banyak rusak. Di antaranya jalan Gerung- Kuripan. Titik yang rusak banyak terdapat di wilayah Desa Kuripan. Usulan perbaikan sudah lama, namun Pemprov terkesan tidak memberikan atensi. Saat ini yang menjadi Pj. Sekda NTB adalah Ibnu Salim. Ibnu yang notabene warga Lobar diharapkan bisa memperbaiki kondisi jalan provinsi di daerah ini.

Perbaikan jalan dari simpang empat Gerung menuju Kuripan sudah direncanakan sejak tahun 2020. Namun usulan perbaikan jalan ini hingga saat belum juga ada kepastian. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pada saat itu mengusulkan langsung ke pemerintah provinsi bersama beberapa usulan program lainnya seperti pelebaran jalan di Kediri.

Baca Juga :  Balon Kades tak Lulus Baca Alquran, Kasusnya Mulai Disidangkan

Kepala Desa Kuripan, Hasbi, menyampaikan kondisi jalan provinsi di Desa Kuripan sudah sangat rusak. Sedangkan usulan perbaikan jalan ini sudah lama. ” Kita sangat berharap kepada Pj. Sekda NTB bisa mengawal usulan perbaikan jalan ini, ” harapnya, Senin (15/1).

Ada informasi bahwa rusak sekedar perbaikan, tapi juga akan dilebarkan. ” Informasi kami dapat, tidak hanya diperbaiki tapi akan dilaksanakan pelebaran, kita berharap bisa terealisasi tahun ini, ” katanya.

Belum lagi pada saat launching Jumat Salam beberapa bulan lalu di Lombok Barat, Pemdes Kuripan sudah menyampaikan langsung ke Dinas PUTR Provinsi NTB yang turun menyerap informasi. Pemdes Kuripan meminta kepastian perbaikan jalan¬† yang ada di wilayah Kuripan lebih khusus dan umum perbaikan jalan dari Gerung- Kuripan bisa terealisasi. ” Saat kegiatan Jumat Salam saya sampaikan agar perbaikan jalan ini menjadi perhatian, dijanjikan akan direalisasikan tahun 2024 ini, ” tuturnya.

Baca Juga :  Kawasan Kuliner Tanjung Bias Disengketakan di Pengadilan

Berhubung saat ini Pj. Sekda Lombok Barat sudah berganti dan dijabat oleh Putra asli Lombok Barat, maka diharapkan bisa memberikan perhatian terhadap usulan dari Lombok Barat yang sudah  lama direncanakan. Jika memang anggaran di Pemprov NTB terbatas, ia berharap tidak dilakukan pelebaran, melainkan perbaikan saja.(ami)

Komentar Anda