Pemkot Optimis Proyek Tuntas Tepat Waktu

ILUSTRASI PROYEK

MATARAM– Pemerintah Kota Mataram masih optimis terhadap dua proyek yang disebut akan terlambat selesai tepat waktu di akhir tahun ini.

Dua proyek yang dimaksud adalah milik Dinas Kesehatan yakni proyek  pembangunan Puskesmas Pagesangan dan Puskesmas Tanjung Karang. Saat ini progres pembangunan diklaim sudah mencapai 80 persen. Sisa yang 20 persen diharapkan bisa dikejar di sisa waktu yang ada, ditambah dengan masa perpanjangan waktu.

Rasa optimis ini disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Wartan kemarin.” Kemarin saya sudah cek lagi, progresnya sudah 80 persen,” katanya.

Wartan optimis dua bangunan tersebut bisa tuntas pada waktunya. Pelaksana diperkirakan bisa mengejar yang 20 persen asalkan tetap kerja selama 24 jam. Kalau sampai akhir tahun nanti misalnya progresnya hanya bisa mencapai 95 persen, maka masih ada waktu lagi yakni waktu perpanjangan.” Kan nanti mereka dapat tambahan waktu, mudahan itu bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan proyek,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gubernur Diminta Sikapi Kasus Monopoli Proyek

Kalau sudah diberikan perpanjangan waktu dan ternyata tidak bisa juga dituntaskan, maka tidak ada jalan lain kontaktor akan diberikan sanksi denda. Besaran sanksi atau denda disesuaikan dengan progres keterlambatan.

Kalau memang kinerjanya buruk, kontraktor akan masuk dalam  daftar catatan hitam atau di-blacklist.

Ia menambahkan soal serapan  fisik dan keuangan beberapa SKPD yang masuk dalam catatan semuanya sudah dipelajari dan sudah tidak ada masalah karena sudah ada peningkatan. Dari kajiannya beberapa masalah rendahnya serapan anggaran SKPD seperti di Dinas Budpar karena oleh petugas di Budpar belum memasukkan laporan penggunaan anggaran untuk beberapa kegiatan.” Ternyata laporan keuangannya belum dimasukkan secara keselurahan,” tegasnya.

Hal yang sama juga diterjadi di BP2KB dan di BPM, dimana serapannya rendah karena ada beberapa kegiatan yang anggarannya baru-baru ini keluar.(ami)