Pemkot Minta Izin Mutasi ke KASN

IZIN MUTASI: Kota Mataram meminta izin ke KASN untuk pengisian jabatan kosong dan melaksanakan mutasi pejabat. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melanjutkan tahapan pengisian dua jabatan eselon II yang masih kosong. Pengisian jabatan kosong dan mutasi ini dengan meminta izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Pemberitahuan ke KASN ini mengikuti ketentuan dan prosedur pengisian maupun mutasi jabatan. Dua jabatan eselon II yang kosong saat ini adalah Asisten II Setda Kota Mataram dan Kepala Dinas Pertanian. Keduanya ditinggal pejabat sebelumnya yang pensiun. “Iya izin rekomendasi ke KASN tengah kita persiapkan. Kita akan kirim izin ke KASN hari Senin (hari ini) nanti,” ujar Sekda Kota Mataram, Dr H Effendi Eko Saswito di Mataram, kemarin.

Dia menjelaskan, izin yang dilayangkan ke KASN untuk mutasi pejabat. Seluruhnya berdasarkan hasil uji kompetensi yang dituntaskan dua pekan lalu. “Itu saja sih mekanismenya. Setelah itu kita tunggu jawaban dan rekomendasi KASN,” katanya.

Sesuai dengan mekanisme yang ada. Karena sifatnya berupa pemberitahuan. Izin KASN ini tidak lama setelah permintaan atau pemberitahuan diberikan. “Cepat kelau itu (jawaban KASN). Yang penting semua sudah memenuhi ketentuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Petugas Razia Penjual Miras

Dengan memprediksi jawaban dari KASN yang tidak membutuhkan waktu lama. Mutasi ataupun pergeseran jabatan lingkup Kota Mataram bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Seperti informasi yang beredar, mutasi dan pengisian jabatan kosong dipersiapkan untuk dilaksanakan pekan ini. “Itu bergantung dari jawaban KASN. Setelah itu kita tunggu juga keputusan Pak Wali. Kami tinggal menyiapkan,” terangnya.

Sekda membocorkan, Kota Mataram tidak hanya mengisi dua jabatan kosong. Tetapi juga melaksanakan mutasi pejabat dari posisinya saat ini. Karena itu, akan ada pergeseran jabatan baru lingkup Kota Mataram dalam waktu dekat.

Kota Mataram juga akan menggeser sejumlah pejabat eselon III. Sehingga cukup banyak jumlah pejabat yang akan mengisi jabatan baru. Tapi Sekda mengatakan, jumlah pejabat yang akan dimutasi di bawah 100 orang. “Termasuk itu (eselon III) tidak sampai (seratus orang). Kalau soal aturan kita sudah sangat memungkinkan untuk melaksanakan mutasi dan rotasi. Kemarin kan kita belum uji kompetensi itu,” jelasnya.

Namun setelah pengisian jabatan eselon II dan mutasi nanti. Dipastikan jabatan eselon II di Kota Mataram masih ada yang kosong. Pengisian jabatan kosong tersebut nantinya akan menggunakan proses pansel. “Iya yang kosong nanti akan kita pansel. Nanti melalui proses pansel pengisiannya,” jelas Eko.

Baca Juga :  Satgas Covid Nasional Umumkan Mataram Zona Orange

Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana juga memastikan akan mempercepat proses mutasi pejabatnya. Karena sejak awal, dirinya menginginkan jabatan kosong segera diisi. “Sekarang kita minta izin KASN dulu. Sudah diproses oleh Pak Sekda untuk diteruskan ke KASN,” kata Wali Kota.

Semua jabatan eselon II disebut Wali Kota seluruhnya penting untuk menunjang pelayanan dan pemerintahan. Tetapi pengisian jabatan kosong diutamakan untuk segera diisi. “Karena itu kan ada jabatan kosong. Kalau yang lain kan sifatnya pergeseran,” jelasnya.

Dua jabatan kosong saat ini cukup strategis. Tugasnya juga signifikan untuk menunjang kinerja pemerintahan. Yakni untuk jabatan Asisten II Setda Kota Mataram. Berikutnya adalah jabatan Kepala Dinas Pertanian. “Karena sekarang kan kita sedang ada masalah soal penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Itu harus segera ditangani,” katanya. (gal)