Pemkot akan Gelar Mataram Great Sale

MATARAM – Dalam rangka mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke daerah ini, Pemerintah Kota Mataram bersama pelaku pariwisata akan menggelar Great Sale mulai tahun depan antara Januari sampai Maret.

Great Sale dilaksanakan pada awal tahun karena berdasarkan informasi yang diserap dari para pelaku usaha pariwisata, angka kunjungan wisatawan di awal tahun sangat kecil.

Great Sale sendiri ditawarkan oleh para pelaku wisata, dan diamini Pemkot. Sebagai persiapan, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana memimpin rapat persiapan Mataram Great Sale (MGS) kemarin.

Mohan mengatakan, Great Sale sangat bagus untuk meningkatkan angka kunjungan di awal tahun.”Rencana ini bagus untuk meningkatkan angka kunjungan di awal tahun,” terangnya.

Mohan meminta semua pihak terlibat menyukseskan kegiatan ini. Tanggung jawab tidak hanya pada satu pihak, melainkan banyak pihak.”Pokoknya selama Great Sale semua tempat belanja harus diskon,” jelasnya.

Mulai dari biro perjalanan, pusat perbelanjaan, toko sovenir dan yang paling utama harga tiket harus diskon untuk itu rencana ini harus melibatkan semua pihak.

Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier mengakui kondisi sepi terjadi pada bulan Januari hingga Maret. Dari data yang ada, tahun 2013 rata-rata tingkat hunian hotel pada Januari sampai Maret di angka 30 sampai 41 persen, tahun 2014 di angka 42 sampai 57, 20 persen. “ Ada peningkatan sedikit di banding tahun 2013,” ujarnya.

Kondisi paling parah pada tahun 2015 dimana pada saat itu diberlakukan kebijakan larangan meeting di hotel.”Selama kebijakan ini hotel semuanya puasa,” ungkap GM Hotel Santika ini.

Kondisinya berbalik pada tahun  2016. Pada awal tahun ini ada banyak kegiatan seperti Hari Pers Nasional (HPN) dan lain-lain yang membuat tingkat hunian lebih baik. Bulan Januari tingkat hunian 45 persen, Februari naik mejadi 60 persen karena ada HPN, dan bulan Maret meningkat lagi menjadi 66 persen sampai dengan selesainya pelaksanaan MTQ 2016. Tapi sekarang angka hunian kembali turun karena adanya penundaan Dana Alokasi Umum (DAU). Ini menyebabkan kegiatan pemerintah daerah di hotel menjadi berkurang tegasnya.

Reza berharap Great Sale sukses dan harus didukung oleh  maskapai dengan memberikan banyak diskon penerbangan dari dan menuju Lombok. AHM meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mataram membuatkan boklet pariwisata Mataram.

Perwakilan maskapai Garuda Dasef  mengakui low season tidak hanya dirasakan oleh hotel, tetapi juga maskapai. Bahkan untuk menyiasati itu maskapai sering melakukan on-off agar tidak kehilangan penumpang.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid