Pemkab Hibahkan Lahan ke RSU Muhammadiyah

SELONG—Pihak Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah akhirnya mendapatkan hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur. Itu dipastikan, setelah dibawa ke Rapat Paripuran DPRD Lotim, Sabtu Lalu (13/4). Semua anggota dewan yang hadir dalam sidang itu menyetuju terkait hiban lahan itu.

Lahan tersebut terletak di Desa Sikur, Kecamatan Sikur, dengan luas 48 are. Sebelumnya lahan itu merupakan tanah pecatu desa, namun saat itu diserahkan ke Pemkab Lotim untuk dijadikan aset.

Bupati saat itu, Sukiman Azmy memberikan izin pemanfaatan untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Namun proses pembangunan dihentikan, setelah pergantian bupati. Ini dilakukan karena dikhawatirkan akan terjadi persoalan, karena pihak rumah sakit hanya mendapat izin pemanfaatan dari bupati sebelumnya. Sehingga pembangunan rumah sakit itu mangkrak sejak beberapa tahun lalu.

“Sekarang status lahan itu bukan lagi aset Pemkab, karena sudah dihibahkan untuk pembangunan RSU PKU Muhammadiyah,” ungkap Wakil DPRD Lotim, Ridwan Bajeri usai menggelar sidang paripurna.

Dikatakan, pihak Muhmmadiyah berani membangun karena mendapat izin dari bupati sebelumnya. Namun setelah pergantian bupati, pembangunan itu dihentikan lantaran terjadi miskomunikasi. Namun setelah melalui Banmus dengan komisi terkait di dewan, akhirnya Pemkab pun sepakat untuk menghibahkan lahan tersebut ke pihak Muhammadiyah.

“Ini kan karena ada aturannya, dan sistem pemerintah. Sehingga bupati saat itu terlebih dahulu melakukan sejumlah pertimbangan,” terangnya.

Sidang paripuran terkait Hibah lahan ini dilakukan, mengigat nilai lahan tersebut ditaksir mencapai Rp. 5 miliyar. Dengan demikian maka perlu ada persetujuan dari pihak dewan. Dengan dihibahkan lahan itu, pihak Muhammdiyah diminta untuk segera  melanjutkan pembangunan rumah sakit tersebut. “Karena sudah jelas statusnya kita minta supaya segera dibangun,” sarannya.

Pembangunan RSU PKU Muhammadiyah ini lanjutnya, rencannya akan dibangun lima lantai. Keberadaan rumah sakit tersebut dinilai sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat setempat yang ada  di Kecamatan Terara, Sikur dan sekitarnya.

Karena masyarakat yang ada disekitar itu sejauh ini untuk fasilitas pelayanan yang layak masih sangat jauh dari harapan. “Ini kan untuk kepentingan orang banyak. Karena manfaatnya sangat besar bagi kecamatan sekitar. Ini juga sebagai bentuk sosial yang sangat tinggi dari pihak Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkas Ridwan. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid