Pemilihan Rektor UIN Mataram Sepi Pendaftar

Rektorat UIN Mataram (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ketua Panitia Penjaringan Pemilihan Calon Rektor UIN Mataram Dr Winengan mengatakan proses pendaftaran bakal calon dimulai pada 6-19 April 2021 dilanjutkan nantinya untuk verifikasi berkas pada 20-23 April. Hanya saja, hingga 14 April ini belum ada satupun baka calon rektor yang menyerahkan berkas kepada panitia.

“Sampai saat ini belum ada calon yang menyerahkan dokumen  pendaftaran secara fisik,” kata Dr Winengan kepada Radar Lombok, kemarin.

Selain itu, lanjut Winengan, panitia juga telah mengirimkan surat ke beberapa guru besar yang berpotensi maju sebagai bakal calon rektor dari internal kampus UIN Mataram. Nantinya mereka akan diberikan kesempatan mendaftar bila memenuhi persyaratan.

BACA JUGA :  Senat Mulai Uji Empat Calon Rektor UIN Mataram

Djelaskan Winengan, dalam proses sosialisasi dan pengumuman ini sudah dilakukan, baik dalam internal kampus maupun ke 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se- Indonesia. Sosialisasi sudah dilakukan dengan cara mengirimkan pengumuman via post ke 58 PTKIN, melalui web UIN Mataram, spanduk di kampus 1 dan 2, flyer ke cìvitas akademika UIN Mataram.

Selanjutnya, ada beberapa persyaratan umum yang meliputi aspek kepegawaian dan kepribadian. Untuk persyaratan khusus meliputi kualifikasi pendidikan harus doktor dan jabatan fungsional harus profesor dan tambahan yang meliputi kelengkapan administrasi. Nantinya panitia penjaringan bakal calon rektor akan menerima dokumen penerimaan pendaftaran secara fisik  pada tanggal 6 – 19 April 2021 dan dilanjutkan proses verifikasi berkas oleh panitia  pada 20 – 23 April.

BACA JUGA :  SMPN 4 Selong Gelar Sosialiasi Pendidikan Karakter

Setelah itu, baru penetapan dan pengumuman hasil verifikasi bakal calon tanggal 26 April ditetapkan hasil verifikasi dokumen oleh panitia penjaringan. Setelahnya tanggal 27 April diserahkan ke Rektor hasil verifikasi oleh rektor.

“Insyaallah langsung diteruskan ke senat untuk diberikan pertimbangan kualitatif,” katanya. (adi)