Pemerintah Ogah Danai Bypass Lembar-Kayangan

Tidak Jadi Prioritas Pemerintah Pusat

Bypass Lembar-Kayangan
Ilustrasi

MATARAM – Kabar tidak mengenakkan datang dari perkembangan rencana proyek bypass Lembar-Kayangan.

Pemerintah pusat ternyata ogah menganggarkan biaya proyek yang dijanjikan Presiden RI Joko Widodo tahun lalu itu.  Pemerintah Provinsi  (Pemprov) NTB sendiri, mengklaim telah berupaya menjemput bola. Namun hingga saat ini

Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan  proyek tersebut belum juga dirampungkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Saya sudah bertemu dengan Direktur Fasilitasi Jalan Daerah Kementerian PU, saya dijawab dana sebesar Rp 4,5 triliun itu hampir tidak mungkin,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB, Wedha Magma Ardhi, Selasa kemarin (3/10).

Hal yang lebih menjengkelkan lagi, Pemprov NTB justru diminta untuk mencari biaya ke pihak swasta. Pemerintah pusat sendiri tidak memberikan komitmen apapun untuk serius membangun jalan bypass Lembar-Kayangan.

Persoalannya, apabila bypass diganti dengan jalan tol, maka terlebih dahulu harus memasukkannya dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi NTB. “Malah didorong ke swasta, itu artinya tol. Harus masukkan ke RTRW provinsi dulu kalau begitu,” kata Ardhi.

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid