Pembiayaan Property BSM Tumbuh Lampaui Target

NASABAH BSM: Puluhan nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Mataram saat antri mendapatkan layanan dari customer servis bank (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Mataram menawarkan kemudahan dan kelebihan untuk konsumen khususnya perumahan reguler alias non subsidi. BSM memberikan dua pilihan bagi konsumen untuk mendapatkan rumah impian dengan cara angsuran (kredit). Dengan prinsip syariah, konsumen, pengembang (developer) dan juga perbankan syariah sama-sama saling menguntungkan.

Branch Manager BSM Cabang Mataram, Umar Singgih HW mengatakan dua skim pembiayaan yang ditawarkan dengan prinsip syariah di BSM adalah angsuran fix yakni nasabah menyetor angsuran selama berapa tahun yang disepakati tetap tidak berubah dari pertama sampai pelunasan setorannya.

“Kami di BSM untuk pembiayaan property selain memberikan layanan lebih baik juga memberikan pilihan angsuran bagi masyarakat selaku konsumen,” kata Umar, Kamis kemarin (20/10).

Lebih lanjut Umar mengatakan, untuk skim pembiayan yang kedua, BSM menerapkan setoran Step up yakni angsuran yang meningkat sesuai kesepakatan bersama. Skim untuk pembiayaan ini dengan setoran meningkat diterapkan dengan angsuran cara lebih murah selama dua atau tiga tahun sesuai kesepakatan dengan nasabah, untuk setoran tahun selanjutnya naik sesuai dengan kesepakatan juga.

Skim untuk angsuran ini mendapatkan respon cukup tinggi dari konsumen dan juga pengembangan. Karena gaji karyawan baik perusahaan swasta maupun PNS setiap tahun mengalami peningkatan. Dengan demikian, akan membantu konsumen untuk menyesuaikan dengan pendapatannya. Sehingga angsurannya bisa cepat lunas sesuai dengan harapan konsumen.

“Kalau untuk rate (nisbah) sama dengan yang lainnya. Hanya saja kami di BSM ada dua skim pembiayaan menarik jadi pilihan masyarakat. Selain layanan yang terbaik, juga prinsip syariah menjadi pilihan bagi masyarakat,” kata Umar.

Umar menyebut dari Januari hingga September pembiayaan property di BSM Cabang Mataram tumbuh positif diatas angka 17 persen atau melampaui target yang telah ditentukan oleh kantor pusatnya.

Kendati demikian, Umar tetap optimis pembiayaan property hingga akhir Desember tahun 2016 ini akan terus tumbuh positif. Mengingat animo masyarakat dan juga pengembang yang memanfaatka skim pembiayaan yang dimiliki BSM cukup tinggi. “Akhir tahun 2016 mendatang paling tidak bisa tumbuh mencapai 30 persen. Dan kami optimis bisa tercapai melihat animo masyarakat,” pungkas Umar. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid