Pemberkasan CPNS Digelar Dua Hari

CPNS: CPNS Kota Mataram rekrutmen Tahun 2019 yang lulus seleksi harus mengikuti tahapan pemberkasan. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pelamar CPNS yang dinyatakan lulus seleksi sudah diumumkan. Euforia kelulusan CPNS untuk sementara harus dihentikan. Karena CPNS yang dinyatakan lulus harus mengikuti dan melaksanakan tahapan selanjutan. Yaitu untuk tahap pemberkasan.

Tahapan ini harus diperhatikan CPNS. Karena hanya digelar untuk dua hari saja. “CPNS yang lulus seleksi harus mengikuti pemberkasan. Pemberkasannya itu dua hari. Pertama di hari Senin (2/11) dan Selasa (3/11),” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati di Mataram, kemarin.

Lokasi pemberkasan sudah diumumkan. Yaitu di SMPN 6 Mataram Jalan Udayana. 272 CPNS akan dikumpulkan saat pemberkasan. Pemberkasan dilaksanakan selama dua sesi per harinya. Masing-masing sesi diikuti oleh 50 peserta. “Pemberkasannya di SMPN 6 selama dua hari. Langsung itu dihari Senin dan Selasa,” katanya.

Tahap pemberkasan ini. Beberapa persyaratan dan kelengkapan harus diserahkan CPNS. Seperti pas photo terbaru, ijazah asli, daftar riwayat hidup, surat pernyataan tidak pernah dipidana, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang masih berlaku, surat keterangan sehat jasmani, surat keterangan bebas narkoba. “Itu nanti dibawa saat pemberkasan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pengumuman CPNS rekrutmen Tahun 2019 yang lulus seleksi sudah diumumkan. Dari 275 formasi untuk Kota Mataram di tahun 2019. Tiga formasi tidak terisi. Dengan demikian, CPNS yang lulus di Kota Mataram sebanyak 272 formasi.

Adapun tiga formasi yang tidak terisi. Bukan karena tidak ada peminatnya atau pendaftar. Melainkan nilai peserta tidak ada yang memenuhi passing grade saat seleksi kompetensi dasar (SKD) dilaksanakan. Tiga formasi itu adalah dua formasi untum tenaga anastesi (S1). Satu lagi formasi penyuluh pendidikan. “Tiga formasi kita tidak terisi. Itu karena nilainya tidak memenuhi passing grade bukan karena tidak ada peminatnya,” terangnya.

Sesuai dengan mekanisme yang ada, tiga formasi yang lowong ini sudah diusulkan lagi untuk rekrutmen tahun depan. Untuk rekrutmen CPNS Tahun 2021, Kota Mataram mengusulkan 400 formasi. Jumlah tersebut diusulkan karena tahun 2020, pemerintah pusat meniadakan rekrutmen CPNS karena pandemi Covid-19. “Sudah kita usulkan yang lowong itu. Itu sudah termasuk 400 formasi yang kita usulkan tahun depan. Satu tahunnya kita usulkan 200 formasi. Karena dua tahun makanya kita usulkan jadi 400 formasi,” jelasnya.

Asisten III Setda Kota Mataram, Hj Baiq Evi Ganevia juga mengatakan, setelah pengumuman CPNS dilaksanakan. Tahapan selanjutnya adalah pemberkasan untuk melengkapi persyaratan yang ditentukan. (gal)