Pemberhentian Permanen Aktivitas TCN Bakal Dikaji

PANTAU: Asisten II Setda Lombok Utara Rusdi bersama sejumlah personel Satpol PP dan Damkar memantau kondisi lapangan aktivitas PT TCN.(IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG– Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah melayangkan surat teguran perihal pemberhentian sementara kepada PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) atas aktivitas pembangunan Sea Water Revers Osmosis (SWRO) di Kawasan Wisata Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang.

Adapun untuk pemberhentian permanen investasi yang belum melengkapi sejumlah persyaratan itu, pemda sedang mempelajari imbal balik kepada masyarakat dan daerah. “Kita masih melihat untung rugi bagi daerah. Kita kaji dan pelajari dulu selama proses pemberhentian sementara yang sudah kita layangkan,” ujar Bupati KLU Djohan Sjamsu.

TCN melaksanakan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan PDAM Lombok Utara pada 2017, kemudian merealisasikan investasinya baru-baru ini. Nah, apakah investasi air bersih di kawasan wisata itu merugikan atau menguntungkan daerah, masih dikasi.

Sementara itu, Asisten II Setda KLU Rusdi mengungkapkan, pihaknya sudah turun ke lokasi guna memastikan bahwa surat teguran itu sampai ke TCN. Mengingat TCN belum melengkapi sejumlah perizinan namun sudah melaksanakan aktivitas.

Ada beberapa alasan dikeluarkannya surat teguran ini merujuk pada Surat Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang dengan Nomor Surat B.327/BKKPN/III/2021 pertanggal 8 Maret 2021, perihal evaluasi pekerjaan pembangunan SWRO yang dilakukan PT TCN. Di samping pihak TCN juga belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). “Aktivitas lapangan dapat dilaksanakan setelah mendapatkan perizinan. Kita sudah memberhentikan sementara, sekarang kita menunggu tindak lanjut dari pihak TCN,” tegasnya. (flo)