Pembangunan Tahap Awal Dam Mujur Ditarget 2024

KUNJUNGAN: Komisi V DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Pemda Lombok Tengah untuk membahas terkait rencana pembangunan Dam Mujur, Kamis kemarin (30/6). (M.HAERUDDIN/ RADAR LOMBOK)

PRAYA–Rombongan Komisi V (Infrastruktur) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pemda Lombok Tengah. Kedatangan mereka untuk membicarakan terkait rencana pembangunan Dam Mujur yang sudah lama diidam-idamkan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras menyatakan, Komisi V sengaja melakukan kunjungan kerja spesifik ke Lombok Tengah agar dapat mendorong pemerintah pusat segera membangun Dam Mujur.

“Ada beberapa tahapan proses pembangunan Dam Mujur ini dan pemerintah pusat sudah melakukan LARAP. Sementara desain yang sudah ada sejak 2015 lalu tinggal dilakukan review untuk menjadi dasar dalam penganggaran ke depan,” ungkap H Andi Iwan Darmawan Aras.

Politisi Gerindra Dapil Sulawesi Selatan II ini berharap agar proses untuk Dam Mujur ini bisa segera terlaksana, permasalahan-permasalahan yang timbul bisa segera terselesaikan. Terlebih saat ini Pemda sudah menyatakan komitmennya untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang timbul terkait dengan rencana pembebasan lahan.

Baca Juga :  Toma Absen, Musyawarah Penyelesaian Dugaan Asusila Kades Darek Dibatalkan

“Biasanya peroses pembangunan bendungan itu memakan waktu paling tidak tiga hingga lima tahun. Namun kita berharap proses pembangunan bisa dimulai, sehingga waktu tunggu tidak lama. Kalau tidak ada kendala kita harapkan proses penganggaran paling cepat di tahun 2023 dan kita berharap di tahun 2024 bisa dilakukan pembangunan tahap awal,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Bendungan dan Danau Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI Erlangga mengaku bersyukur jika aspirasi pembangunan Dam Mujur ini datang dari berbagai pihak, mulai dari Bupati, DPRD, DPR RI dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Ada Penambangan Batu Apung di Sirkuit Motocross 459 Lantan

“Ini menginspirasi kita untuk mewujudkan Dam Mujur bisa direalisasikan secepatnya. Selama ini dari seluruh tahapan ada yang belum bisa dilaksanakan seperti studi LARAP yang belum selesai dan coba kita programkan kembali. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai dan kita bisa mendapatkan potret terbaru dari lokasi Dam Mujur ini,” terangnya.

Adapun untuk konstruksi Dam Mujur diperkirakan menyerap anggaran sekitar Rp 1,6 triliun. Lama pekerjaan diperkirakan empat sampai lima tahun. (met)