Pembangunan Pasar Ternak Sepapan Mangkrak

PASAR TERNAK: Camat Keruak, Idham menunjukkan areal pembangunan Pasar Ternak yang rencananya menjadi terbesar ketiga di Indonesia, namun pembangunannya kini mangkrak (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG—Pemerintah pernah membuat pasar ternak yang cukup besar, bahkan menempati areal seluas 1 hektar di Desa Sepapan, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Namun sejak dicanangkan, proses pengerjaannya hingga kini tak kunjung dilanjutkan.

“Berdasarkan informasi yang saya dapat, pasar ternak ini nantinya merupakan pasar ternak terbesar di Indosesia setelah pasar serupa yang dibangun di Solo (Jateng), Garut (jabar), dan yang ketiga terbesar ada di Kecamatan Keruak ini,” kata Camat Keruak, Idham, sambil menujukkan lokasinya kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (2/12).

Pasar ternak yang telah mulai dibangun itu sambungnya, anggaran pertama sebanyak Rp 1 miliar. Namun saat ini proses pengerjaannya terhenti, dan belum diketahui apa penyebab pastinya.

Mangkraknya pembangunan pasar ternak ini tentu sangat disayangkan Idham, karena tanpa koordinasi atau pemberitahuan dengan pihak kecamatan. Padahal, ketika mencari lahan untuk lokasi pembangunan, yang mengusahakan tanahnya adalah pihak kecamatan. Namun pada saat mulai dikerjakan pihak kecamatan tidak pernah dilibatkan. Pun ketika tidak dilanjutkan, juga tanpa memberitahu pihak kecamatan.

BACA JUGA :  Pemkot akan Gabung Pasar-pasar Kecil

“Ini memang wewenang pemerintah, namun sedikit tidaknya ada koordinasi dengan pihak kecamatan. Kan kalau terjadi apa-apa yang bertanggung jawab kita dulu. Inikan berada di wilayah saya,” kesal Idham.

Pasar ternak yang rencanaya bakal menjadi nomor tiga terbesar di Indonesia ini dibangun di tanah pecatu milik Desa Tanjung Luar. Sehingga nantinya Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya juga akan masuk ke Desa Tanjung  Luar. “ini kan berada di tanah Pecatu Desa Tanjung Luar. Ya otomatis pendapatannya bisa masuk ke desa itu,“ jelas Camat.

Karena itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk melanjutkan pengerjaan pasar ternak yang sekarang tertunda ini. Mengingat pasar ternak di wilayah Kecamatan Keruak sangat dibutuhkan keberadaannya oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lotim yang hendak dikonfirmasi Radar Lombok terkait persoalan pembangunan Pasar Ternak itu sedang tidak berada ditempat. (cr-wan)