Pembangunan “Mini Ancol” Labuhan Haji Dilanjutkan

DILANJUTKAN : Areal pembangunan kawasan wisata “Mini Ancol” Labuhan Haji. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Pembangunan tempat wisata “Mini Ancol” Labuhan Haji kembali dilanjutkan oleh Dinas Pariwisata Lombok Timur. Dinas mengklaim sudah ada investor yang siap bekerjasama menyelesaikan pembangunan ini.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, H. Mugni, mengatakan, pembangunan akan dilakukan oleh PT Trisakti Mandiri Putra yang merupakan investor asal Jakarta. Investor ini telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pariwisata. Selanjutnya akan dilakukan perjanjian kerjasama (PKs) dengan perusahaan tersebut.”Untuk mekanismenya, tentunya akan dijabarkan bagaimana mekanisme kerjasama pengelolaannya,” katanya.
Konsep desain akan dikombinasikan antara modern dengan tetap mempertahankan ciri khas Sasak. Demikian pula dengan wisata bahari yang tetap dipertahankan. “Termasuk kita akan mempertahankan struktur bangunan kita, sehingga nantinya kita diskusikan lebih lanjut konsep kearifan lokalnya,” katanya.
Pembangunan “Ancol” Labuhan Haji akan terus dilanjutkan dengan ataupun tanpa investor. Demi perwujudan tersebut, pada tahun 2020 ini telah digelontorkan anggaran sebesar Rp 800 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun karena ada investor yang sudah melirik, maka tentunya Pemkab mengiyakan.
Adapun kontrak yang berlaku dengan investor sendiri berlaku selama satu tahun tercatat hingga Agustus 2021. Jika dalam jangka waktu tersebut tidak dilakukan pengerjaan maka kesepakatan batal secara otomatis. sehingga nantinya, akan digunakan dana yang sudah ada untuk melanjutkan pembangunan. “Ada tidak ada investor, pembangunan tetap berjalan. Kalau tanpa investor lebih lamban. Tapi dengan investor kan lebih cepat, karena dia punya modal,” paparnya.
Seperti diketahui, Ancol Mini yang ada di Labuhan haji ini dimulai di pemerintahan Bupati Ali Bin Dahlan. Namun hingga saat ini pembangunan tidak bisa dilanjutkan kembali.(wan)