Pembagian Buku Tabungan RTG Ditunda

SERTIJAB: Serah terima jabatan (sertijab) dari PLH Bupati Raden Nurjati kepada Bupati KLU Djohan Sjamsu disaksikan Wakil Ketua DPRD KLU Nasrudin, Wakil Bupati KLU Danny Karter Febrianto Ridawan, dan Asisten I Setda NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Serah terima jabatan (sertijab) dari Pelaksana Harian (PLH) Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) Raden Nurjati kepada Bupati KLU H. Djohan Sjamsu, SH berlangsung lancar di aula bupati setempat, Senin (1/3) pagi.

Tampak hadir, Asisten I Setda NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih, Ketua DPRD KLU Nasrudin, Wakil Bupati KLU Danny Karter Febrianto Ridawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah KLU, Anggota DPRD NTB Dapil Lombok Barat-KLU, para Kepala OPD, Ketua KPU KLU Juraidin, dan Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto.

Dalam kesempatan itu, Djohan menyampaikan terima kasih atas peran PLH Bupati, para OPD, Forkompimda, dan pihak terkait yang telah mengawal KLU.

Pada pidato perdananya di kantor bupati, Djohan menegaskan bahwa penyelesaian bantuan rumah tahan gempa (RTG) menjadi pekerjaan paling besar untuk diselesaikan dalam kurun waktu dua bulan hingga akhir April 2021 ini. Total ada belasan ribu rumah yang harus dibangun.

Djohan menceritakan, usai pelantikan sebagai Bupati KLU di Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/2) lalu, Danrem 162 Wirabhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani memperlihatkan pesan WA dari Kepala BNPB Letjen Doni Monardo, yang mempertegas agar belasan ribu RTG harus tuntas dibangun sampai April.

Dengan pekerjaan besar itu kata Djohan, dirinya belum tahu persis apakah mampu atau tidak. Tetapi ia ingin agar semua bertanggung jawab, meski tak masuk dalam OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Tapi mari kita mulai dengan Bismillah. Kita mulai dengan tekad. Kita harus mampu menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.

Djohan mengaku akan membentuk tim khusus untuk mengetahui berapa RTG yang sudah terbangun, belum terbangun, kenapa belum terbangun sehingga RTG belum juga tuntas, sehingga jelas dari mana nantinya memulai pekerjaan ini. Di samping juga mengawal pemulihan ekonomi akibat covid-19 ini. “Mari kita bekerja sunguh-sungguh. Kita kompak bersatu. Jangan ada kelompok sana sini. Saya juga ingin masyarakat bersatu. Lebih-lebih kita masih berstatus daerah tertinggal. Tentu itu menjadi tantangan tersendiri. Saya ingin OPD bekerja sungguh dan disipiln,” tegasnya.

Seperti diketahui, pembagian buku tabungan RTG untuk sejumlah penerima akan dilakukan hari ini (2/3). Tetapi setelah dilakukan pertemuan antara Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Penjabat Sekda, Kalak BPBD, Kabid RR, dan Tim 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati diputuskan untuk melakukan penundaan pembagian buku tabungan sampai dengan adanya hasil validasi yang dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk oleh Bupati.

Informasi penundaan ini pun sudah disampaikan oleh Kalak BPBD KLU Muhadi kepada Kepala Desa se-KLU melalui Surat Nomor: 360/47/BPBD-KLU/2021 per 1 Maret 2021. (flo)