Pemancing Tergulung Gelombang di Pantai Are Guling

PENCARIAN: Petugas saat melakukan pencarian korban di sekita Pantai Are Guling, Selasa kemarin (30/8/2022). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Nate alias Amaq Pahmir, 40 tahun warga Dusun Bangkang, Desa Prabu, Kecamatan Pujut dinyatakan hilang saat memancing ikan di Pantai Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Senin sore (29/8/2022).

Petugas sampai saat ini masih terus melakukan pencarian. Namun belum ada hasil hingga Selasa (30/8/2022). Antara lain dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 3 Lembar Wilayah Kerja Pelabuhan Teluk Awank dan Teluk sepi, Basarnas, Kepolisian dan berbagai pihak lainnya.

Baca Juga :  Tubuh Pemancing Tak Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian

Pencarian korban akan kembali dilakukan Rabu (31/8/2022). Petugas Syahbandar Lalu Swintana mengatakan, pencarian terkendala cuaca yang kurang mendukung.

“Sampai sekarang belum ditemukan dan pencarian ditunda dulu sementara karena faktor gelombang atau ombak yang cukup ekstrem di tempat terjadinya insiden kecelakaan. Apalagi ini menjelang malam sehingga kita lanjutkan pencarian besok (Rabu),” ungkap Lalu Swintana kepada Radar Lombok.

Baca Juga :  Tubuh Pemancing Tak Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian

Korban diketahui hendak memancing ikan, namun kebetulan saat itu air laut surut sehingga berinisiatif mencari kerang di sekitar tebing.

“Mungkin korban sedang mencari kerang terus tidak melihat gelombang tinggi terus disapu dan akhirnya hilang,” terangnya.(met)

Komentar Anda