Pelemparan Kantor PAN tak Terkait Politik

GIRI MENANG- Sejumlah orang diketahui melempari kantor DPC PAN Lombok Barat di Desa Labuapi Kecamatan Labuapi dengan batu sekitar pukul 00.00 Wita dini hari kemarin. Banyak pihak mengaitkan kasus ini dengan kian panasnya hawa politik Lombok Barat menjelang pemilihan wakil bupati Lombok Barat. Namun pengurus PAN menegaskan ini hanya kasus kriminal biasa, tidak terkait politik.

Dari pantauan koran ini, tidak ada kerusakan di bagian depan kantor. Yang rusak hanya KwH meter. Sejumlah saksi mata menyampaikan pelaku mengendarai sepeda motor. Jumlahnya lebih dari dua orang. Mereka langsung melempari kantor PAN dengan batu begitu mendekat.

Kapolsek Labuapi AKP Lalu Muharlan membenarkan kejadian ini. Ia juga menyampaikan bahwa pengurus PAN melaporkan kasus ini. Setelah ditelururi, pelakunya ternyata satu kampung dengan ketua PAN Lombok Barat. Kasus ini kemudian tidak diteruskan. Masing-masing pihak melakukan perdamaian. Soal motif pelemparan, Kapolsek enggan membeberkannya. “ Yang jelas kasus ini tidak ada kaitannya suasana politik,” terangnya saat dikonfirmasi Radar Lombok kemarin.

BACA JUGA :  Munawir: Kader PAN Harus Loyal Siapapun Dapat Rekom

Terpisah, Ketua DPC PAN Lombok Barat Adnan mengakui peristiwa ini. Namun ia mengaku tidak perlu menindaklanjutnya secara hukum. Sebab pelaku sendiri berasal dari kampungnya sendiri. Ini hanya kesalahpahaman saja, tidak ada unsur politisnya. “Ini tidak perlu diperpanjang,” singkatnya.