Pelayanan Publik Kota Mataram Raih Predikat Kualitas Tinggi

PELAYANAN PUBLIK : Pelayanan publik Kota Mataram raih predikat kualitas tinggi dari Ombudsman RI. (ISTimewa/Radar Lombok)

MATARAM – Pelayanan Publik Pemkot Mataram berhasil mendapat predikat Nilai Kualitas Tinggi dengan kategori B (Zona Hijau), berdasarkan penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia. Hal tersebut dipaparkan Kepala Ombudsman Provinsi NTB, Dwi Sudarsono, dalam acara penyerahan penghargaan pelayanan publik, Jumat (22/12) di Aula Pendopo Kantor Wali Kota Mataram.

“Penilaian dilaksanakan pada bulan Juni-Oktober tahun 2023. Hasilnya, Kota Mataram mendapat nilai hijau dengan nilai 82,88. Ada kenaikan signifikan, dari beberapa OPD, yang tahun lalu mendapat nilai sekitar 60-an, tahun ini naik cukup drastis, karena mampu memenuhi indikator dari dimensi yang ada dalam sistem penilaian. Artinya ada komitmen dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan Kepala OPD untuk meningkatkan kualitas standar pelayanan publik,” ungkap Dwi Sudarsono.

Dalam penilaiannya, Ombudsman RI melibatkan 7 unit kerja yang terdiri dari 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Mataram, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, Dinas Pendidikan Kota Mataram, dan Dinas Kesehatan Kota Mataram serta 2 puskesmas, yakni Puskesmas Karang Pule dan Puskesmas Ampenan.
Lebih jauh Dwi menjelaskan penilaian mencakup empat dimensi, yakni Dimensi Input, Dimensi Proses, Dimensi Output, dan Dimensi Pengaduan. Pada penilaian dimensi Input berkaitan dengan sarana dan prasarana unit layanan.

Kemudian pada dimensi Proses, bersinggungan dengan ketersediaan standar pelayanan publik, baik elektronik maupun non elektronik. “Sementara, Dimensi Output adalah persepsi Masyarakat terhadap maladministrasi terhadap layanan. Dan terakhir Dimensi Pengelolaan Pengaduan, yakni kecakapan unit layanan dalam mengelola aduan Masyarakat,” katanya.

Menanggapi prestasi ini, Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, bersyukur atas hasil penilaian Ombudsman tersebut, karena hasilnya merupakan cerminan dari upaya-upaya perbaikan di setiap lini pemerintahan yang dipimpinnya. “Alhamdulillah Kota Mataram tahun ini naik ke level hijau dengan nilai di atas 82,88 dan menjadikan motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kedepannya,” katanya.

Dia berharap, kualitas layanan publik di Kota Mataram mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan mampu memenuhi 15 indikator pelayanan publik sesuai amanah Undang-undang. Ia juga berpesan Kepala OPD agar semakin maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (gal)

Komentar Anda