Pelantikan Wali Kota Diimbau Tak Ada Pengerahan Massa

Pelantikan Langsung, Tamu Undangan Hadir Virtual

RAPAT PERSIAPAN: Rapat persiapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram terpilih dimatangkan, Selasa kemarin (24/2). (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram terpilih dipastikan digelar secara langsung, 26 Februari mendatang. Saat pelantikan nanti, kegiatannya diimbau untuk tidak menghadirkan pengerahan massa. Hal tersebut untuk memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Hasil rapat di provinsi kemarin untuk tidak menghadirkan massa. Warga masyarakat diimbau untuk menyaksikan pelantikan secara virtual,” ujar Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang usai meminpin rapat persiapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram terpilih, Rabu kemarin (24/2).

Pelantikan dilaksanakan di Aula Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB. Diikuti oleh enam pasangan kepala daerah terpilih NTB. Termasuk juga Wali Kota dan Wali Kota Mataram. Saat pelantikan nanti, kepala daerah terpilih hanya didampingi oleh istri.

Sedangkan keluarga akan mengikuti pelantikan secara virtual bersama Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Mataram, Forkopimda dan pimpinan OPD kota Mataram. “Iya untuk keluarga akan mengikuti pelantikan secara virtual di Aula Pendopo Wali Kota Mataram,” katanya.

Seremonial pasca pelantikan sudah disiapkan dengan matang. Kota Mataram berharap pelantikan peminpinnya berjalan dengan lancar. “Insya Allah sudah kita sama-sama menyatukan gerak dan langkah untuk suksesnya acara pelantikan dan penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19,” ungkapnya.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana mengatakan, persiapan maksimal disiapkan Kota Mataram. “Kita juga siapkan gladinya. Nanti setelah dilantik. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan kaki ke Aula Pendopo Wali Kota,” katanya.

Setelah mengikuti pelantikan. Langsung dilaksanakan serah terima jabatan dari Plh Wali Kota Mataram kepada Wali Kota Mataram terpilih. Sertijab dilaksanakan di Aula Pendopo Wali Kota Mataram. Lalu di malam harinya, Wali Kota Mataram akan menyampaikan pidato perdananya di depan Sidang Paripurna DPRD Kota Mataram. “Iya langsung Sertijabnya besok setelah pelantikan,” imbuhnya.

Agar tidak menghadirkan kerumunan massa di Pendopo Wali Kota Mataram. Pemkot Mataram menyiapkan tiga layar monitor besar untuk bisa menyaksikan pelantikan secara virtual. Lokasinya adalah di Pendopo Wali Kota Mataram, dan juga dikediaman Wali Kota Mataram terpilih di Karang Sukun. Berikutnya juga di kediaman Wakil Wali Kota Mataram terpilih di Sekarbela. “Karena pelantikan langsungnya dengan tamu yang sangat terbatas. Nanti kita siapkan terop di Pendopo untuk kita bisa menyaksikan bersama momen sakral itu,” ungkapnya.

Selain itu, warga masyarakat bisa menyaksikan melalui siaran live streaming disejumlah media sosial yang disiapkan. “Itu yang kita fasilitasi. Akan berkembang juga ini di media sosial. Link nanti kita bagikan seperti itu,” terangnya.

Kendati masyarakat bisa menyaksikan secara virtual, protokol Covid-19 tetap akan diupayakan secara ketat. “Kita memfasilitasi itu supaya warga masyarakat tidak berbondong-bondong datang ke satu titik. Bisa saja masyarakat datang ke Kantor Gubernur kalau tahu pelantikannya di sana atau di mana. Jadi kita berusaha untuk memecah kerumunan ini. Sudah diperintahkan juga kepala BPBD agar dilokasi live streaming tidak terjadi penumpukan massa,” jelasnya. 

Sementara itu, setelah diprotes banyak pihak, akhirnya Pemerintah Provinsi NTB bersikap melunak.  Untuk agenda pelantikan yang awalnya direncanakan Pemerintah Provinsi NTB melalui  virtual, batal dilaksanakan. Sebagai gantinya, pelantikan Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram, maupun Bupati/Wakil Bupati terpilih di NTB, tetap dilakukan secara langsung. Sedangkan untuk para tamu undangan menghadiri melalui virtual.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana. Dimana untuk jadwal pelantikan sudah dipastikan pada 26 Februari, dan semua ditangani Pemerintah Provinsi NTB. Termasuk lokasi dan tempat juga sudah disediakan sesuai dengan protokol kesehatan. “Kalau pelantikan secara langsung, tetapi tamu undangan yang virtual,” katanya kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (24/2).

Saat ini, berbagai persiapan untuk pelantikan Wali Kota Mataram terpilih sudah matang. Pihak panitia sudah melakukan persiapan, termasuk serah terima  jabatan dari Plh Wali Kota Mataram, H Effendi Eko Saswito kepada Wali Kota Mataram terpilih, H Mohan Roliskana. Pelaksanaan dilangsungkan melalui sidang paripurna DPRD Kota Mataram, yang akan digelar di Hotel Grand Legi.

“Dari hasil koordinasi dengan Pemprov NTB, semua agenda pelantikan sudah dipastikan berlangsung. Untuk kesakralan pelantikan tetap dilakukan secara langsung, dengan menggunakan protokol kesehatan,” jelasnya.

Terpisah, Sekertaris DPRD Kota Mataram, Lalu Aria Dharma mengatakan, untuk agenda pelantikan sudah dimatangkan. Semua panitia juga sudah mempersiapkan diri, untuk beberapa agenda dari paripurna yang digelar di Hotel Grand Legi. Sesuai dengan protokol kesehatan, karena masih pandemi Covid-19. “Semua pelaksanaan disesuaikan dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

Untuk tamu undangan sudah dibatasi, dan sesuai dengan kapasitas dari ruangan hotel. Wali Kota terpilih akan menyampaikan pidato perdana melalui sidang paripurna, sementara pimpinan dewan akan memimpin sidang paripurna. “Semua anggota dewan juga hadir, karena ini acara sidang paripurna kepala daerah,” jelasnya.

Untuk persiapan acara sudah mencapai 90 persen, dan semua undangan juga sudah disampaikan ke kalangan anggota dewan, maupun mantan Wali Kota Mataram, serta para tokoh di Kota Mataram. (gal/dir)