Pelantikan Pejabat Mataram Kembali Molor

PEJABAT: Sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Mataram, kini mulai banyak yang memasuki usia pensiun. (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Jadwal pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Mataram yang rencananya diagendakan Jumat kemarin, ternyata kembali molor. Itu terjadi, karena masih menunggu kepastian dan jadwal dari Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana.

Sementara awal Maret ini, banyak pejabat di lingkup Pemerintah Kota Mataram, yang akan memasuki usia pensiun. Seperti pejabat eselon II, Kepala Dinas Pertanian H Mutawali. Selain itu, beberapa pejabat eselon III dan IV di Kota Mataram, juga banyak yang akan segera pensiun.

Terkait itu, Ketua Fraksi Amanah Bangsa Ahmad Azhari Gufron mengatakan untuk penetapan pejabat saat ini seharusnya lebih cepat. Paling tidak diawal tahun sudah bisa melakukan pemetaan, karena kekosongan pejabat yang sudah terlalu lama. “Kita  berharap bisa ditetapkan segera, karena ini sudah lama mengalami kekosongan,” katanya kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (4/3).

BACA JUGA :  Gaji Dipotong, Widyaiswara Curhat ke Sekda

Data dari BKPSDM Kota Mataram, pada awal tahun 2023 mendatang, akan banyak pejabat eselon II yang masuk pensiun. Seperti Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, Asisten III, Hj Baiq Evi Ganevia, Kepala Dikes Kota Mataram, H Usman Hadi, Kepala Dinas DLH, H Kemal Islam, Kepala Pemadam Kebakaran, Ki Agus M Idrus, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dedi Supriadi, kepala Dinas Pendidikan HL fatwir Uzali, Kepala DPM2T H Amirudin.

Pensiun pejabat massal ini, baru pertama kali terjadi di Kota Mataram. Wali Kota Mataram menurutnya, sudah saatnya harus melakukan regenerasi pejabat di Kota Mataram. Karena banyak pejabat yang menjabat terlalu lama, bahkan sudah ada yang melebihi 10 tahun menjabat. Sehingga sesuai aturan sudah layak diganti, atau dilakukan rotasi agar tidak mengalami kejenuhan.

BACA JUGA :  Tega, Yatim Dipungut Biaya Seragam

“Saat ini sudah tepat kalau dilakukan rotasi pejabat. Karena secara aturan juga sudah diperbolehkan. Wali Kota Mataram selaku PPK kepegawain bisa melakukan pemetaan,” tandasnya.

Apalagi Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, sebelumnya juga sudah lama menjabat sebagai Wakil Wali Kota. Sehingga telah mengetahui seperti apa bawahannya, siapa yang layak untuk menjabat. Termasuk beberapa pejabat eselon III yang sudah banyak berpengalaman.

Senada, Anggota Fraksi Gerindra Abd Rahman mengatakan untuk pemetaan mutasi tentu saja sudah dilakukan Wali Kota Mataram. Sehingga untuk pengisian jabatan yang kosong, maka sangat tepat kalau dilakukan sekarang ini. “Kita harapkan jabatan kosong ini bisa cepat terisi. Ditetapkan pejabat definitif,” tegasnya. (dir)