Pelaku Pencabulan Terancam 12 Tahun Penjara

Pelaku Pencabulan Terancam 12 Tahun Penjara
DIGELANDANG : BN, pelaku pencabulan anak, saat digelandang dari ruang tahanan Unit PPA Polres Lotim untuk diintrogasi, Selasa (8/10).( M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG– Polres Lombok Timur menetapkan BN alias AN, warga Selebung Ketangga Kecamatan Keruak sebagai tersangka kasus pencabulan anak. Korbannya berinisial NN yang berusia 8 tahun.  Pelaku kini ditahan di tahanan Polres Lotim guna proses hukum lebih lanjut.  Atas perbuatannya pelaku diancam penjara maksimal 12 tahun. Ia dijerat dengan pasal 18 dan 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Selain itu polisi juga sedang mendalami keterangan pelaku untuk mengungkap kemungkinan ada korban lain. “Ancaman pidananya maksimal 12 tahun,” kata Kanit PPA Polres Lotim IPDA I Made Dwi Puturayasa, Selasa (8/10).

Kasus pencabulan ini terjadi pada 5 Oktober lalu.Aksi bejat pelakuberlangsung di rumah korban. Pelaku satu dusun dengan korban. Dimana yang bersangkutan sudah sering mendatangi rumah korban mengingat yang bersangkutan berteman dengan paman korban. “Dari pengakuan pelaku, yang bersangkutan baru sekali itu saja melakukan hal itu ke korban,” katanya.

Modusnya, pelaku berpura-pura datang ke rumah korban. Ketika itu korban ditemukan sedang bermain, pelaku memanggil korban. Ketika itu, kondisi rumah sedang sepi.  Pelaku langsung membawa korban masuk ke dalam rumah. “ Dari keterangan korban, memang tidak ada diiming-imingi sesuatu,” sebutnya.

Sementara itu pelaku  BN ketika diintrogasi petugas terlihat tertunduk malu dan menyesali perbuatannya. Kata dia, awalnya dia sama sekali tidak ada niat datang ke rumah korban untuk  lakukan pelecehan seksual. Apalagi dia sudah sering mendatangi rumah korban. “ Sebelumnya tidak pernah. Baru sekali itu saja. Saya sangat menyesal,” ungkapnya.

Sebelum kejadian, dia melihat korban sedang bermain. Kemudian pelaku  langsung memanggil korban. Dengan polos korban langsung menghampiri pelaku, dan naik di atas punggung pelaku. Setelah itu pelaku  menyuruh korban duduk di pangkuannya. Pas dia duduk di pangkuan saya, dari sana saya mulai nafsuan. Saya bawa di masuk. Kebetulan di rumah itu sedang sepi” akunya.

Setelah itu pelaku memasukkan jarinya ke kemaluan korban. Bahkan sampai memasukkan alat kelaminnya. Tapi karena melihat bibik korban datang, pelaku pun langsung keluar dari dalam rumah meninggal korban. Namun bibik korban sudah curiga dengan tingkah laku pelaku. Terlebih setelah itu korban mengeluh kesakitan pada bagian kelaminnya saat akan buang air kecil. Korban pun dengan polosnya menceritakan jika dirinya telah dicabuli oleh pelaku.”Saya bersalah. Apalagi saya juga punya anak perempuan. Tapi sudah terlanjur.  Apa yang saya lakukan itu, karena nafsu,” sesalnya.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid