Pelaku Pembunuhan Polhut Alami Depresi

GIRI MENANG – Polisi masih belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan anggota Polhut Lalu Fardihan Miraji oleh Riad (35). Namun dipastikan pelaku membunuh adik iparnya karena depresi. Ia beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.” Motif pembunuhan sampai saat ini belum diketahui, karena kami mengintrogasi terlalu jauh pelaku.” Ungkap Kapolsek Senggigi AKP Firmansyah kepada wartawan, Kamis (9/6).

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 338,351,dan 340 ayat 3  KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun. “ Kalau menurut pengakuan keluarga, keseharian pelaku ini rajin solat dan bergaul biasa, normal,” ungkapnya. 

Masih berdasarkan keterangan keluarga, selama ini tidak ada masalah antara pelaku dan korban.” Nanti kita akan tes kejiwaannya,” ujarnya.

Sehari sebelumnya Radar Lombok memberitakan kasus ini. Korban tewas ditikam pelaku sekitar pukul 17.00 Wita di rumahnya di Dusun Peresak Desa Meninting Kecamatan Batulayar.Pelaku sendiri merupakan salah seorang pegawai di Puskesmas Meninting.

Dari informasi yang dikumpulkan koran ini, saat kejadian korban tengah duduk-duduk sambil memainkan Hanphone di pintu dapurnya. Tiba-tiba saja pelaku datang dari arah belakang dan menikam leher korban menggunakan sebilah pisau. Korban langsung jatuh tersungkur. Menurut Sahilah, saksi mata, pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan perbuatannya.

Korban yang mengetahui kejadian ini langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun sayang nyawanya tidak tertolong. Setelah menjalani perawatan, ia meninggal dunia.

Korban sendiri bersembunyi di rumah warga bernama H. Fadil. Ia kemudian menjadi incaran aparat. Saat ditangkap, ia masih mengantongi pisau yang dipakainya membunuh korban. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Lombok Barat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(flo)

BACA JUGA :  Sepekan Tenggelam, Sofyan Ditemukan Tewas