Pelaku Mesum Ditindak, Pemilik Tempat Hanya Didata

AKBP Muhammad (M. Haeruddin/Radar Lombok)

MATARAM– Saat menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Gatarin 2017, aparat kepolisian tidak hanya menyisir tempat-tempat  judi dan penjualan minuman keras, melainkan juga menyisir tempat-tempat yang diduga sebagai tempat mesum seperti hotel dan penginapan. Namun meski pelaku mesum ditindak, penyedia tempat tidak kena hukuman, melainkan hanya didata dan teguran. “ Pemilik tempat kos-kosan maupun tempat penginapan yang ditemukan adanya pasangan diluar nikah  tersebut  kami juga lakukan pendataan dan kita panggil pemiliknya,” ungkap Kapolres Mataram AKBP Muhammad kemarin.

Aparat memanggil pihak pemilik tempat dan menegur mereka. “Kami juga panggil mereka (pemilik_red) dan kita berikan peringatan kepada pemilik. Kita sudah memberikan teguran untuk tidak mengizinkan atau mengecek apaila ada orang yang datang yang bukan suami istri,” ungkapnya.

Kalaupun nanti jika pihak hotel maupun tempat penginapan yang sudah di berikan teguran masih melakukan hal yang sama, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

Namun diakui bahwa hingga saat ini hotel dan penginapan tersebut  baru satu kali ditemukan adanya tempat mesum sehingga ia hanya memberikan teguran. Namun pihaknya memastikan jika menemukan hal yang sama ditempat tersebut maka pihaknya akan bertindak tegas.”kalau sudah dua kali ditemukan seperti itu baru kita tindak tegas tapi saat ini kami baru temukan hanya sekali saja,”ungkapnya.

Ia juga menghimbau kepada pemilik tempat penginapan agar jangan sampai memberikan masyarakat yang berbeda jenis dengan status yang tidak jelas memasuki penginapan tersebut. Kalau bisa nantinya para pemilik tersebut memperketat bagi para tamu ketika ingin menginap.”Kalau tidak membawa kartu nikah jangan dikasih agar terhindar dari tempat yang digunakan dalam kegiatan yang tidak- tidak,”ungkapnya.(cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid