Pelaku Curanmor Dihakimi Massa Hingga Pingsan

SELONG—Seorang pelaku aksi Curanmor bernama Nurjaya, 30 tahun, asal Montong Agung, Desa Gereneng Timur, Kecamatan Sakra Timur, Lotim, Sabtu sore lalu (11/6), berhasil ditangkap anggota Polsek Labuhan Haji dan warga saat membawa kabur sepeda motor hasil kejahatannya. Massa yang geram kemudian melampiaskan amarahnya kepada pelaku hingga mengalami babak belur, dan pingsan, sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku yang diperkirakan berdua dengan rekannya yang berhasil kabur, melakukan aksinya di Desa Peneda Gandor, Kecamatan Labuhan Haji. Saat itu pelaku membawa lari sepeda motor jenis Honda Revo, DR 5302 HA warna hitam milik Suhaeri alias Heri, 43 tahun, warga Kampung Baru, Labuhan Haji.

Sepeda motor tersebut diparkir korban di jalan setapak dekat sawah di pinggiran jalan raya Peneda Gandor, sekitar Kuburan Cina Peneda Gandor untuk memetik kelapa muda. Saat itu korban meninggalkan motor bersama kuncinya yang masih menggelantung, karena korban menganggap lokasi parkir dekat dengan tempatnya memetik kelapa.

Hal ini rupanya tak disia-siakan pelaku, yang langsung membawa kabur kendaraan yang terparkir dengan kunci masih menggelanting tersebut. Namun sayang, aksi pelaku rupanya diketahui salah seorang warga bernama Yasin, 35 tahun, asal Dasan Ambengan, Labuhan Haji. Sekitar lima menit korban meninggalkan motornya, datang Yasin memberitahukan jika motornya dibawa kabur orang tak dikenal ke arah Labuhan Haji.

BACA JUGA :  Pelaku Curanmor Ditangkap

Seketika itu Yasin mengejar ke arah pelaku melarikan diri. Sementara Heri, pemilik motor memutuskan melaporkan ke Polsek Labuhan Haji, yang kemudian beberapa anggota langsung melakukan pengejaran berdasar petunjuk dari laporan.

Rupanya Yasin mengenal betul kendaraan korban, sehingga kala melihat kendaraan yang telah dibawa lari pelaku tersebut parkir di dekat jembatan Dasan Baru Sepolong, Labuhan Haji, Yasin langsung mengenalinya.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, dia langsung meneriaki maling kepada pelaku. Tak menyangka jika korbannya segera menyusulnya, tersangka tak memiliki kesempatan untuk menghidupkan kendaraan, dan memilih lari menyelamatkan diri ke kebun warga, hingga aksi kejar-kejaran terjadi.

Rupanya yang mengejar tidak hanya saksi, melainkan banyak warga setempat juga ikut mengejar pelaku. Karena tidak menguasai medan, pelaku pun tertangkap, dan kemudian menjadi bulan-bulanan amukan warga. Beruntung anggota Polsek Labuhan Haji segera datang ke TKP, dan menggelandang pelaku ke Mapolsek Labuhan Haji untuk diamankan.

BACA JUGA :  Kakak Tega Curi Motor Adik Kandung

Rupanya massa belum puas, dan ingin menghakimi pelaku, sehingga massa kemudian rame-rame mendatangi Mapolsek Labuhan Haji. Melihat situasi massa yang cukup ramai, Kapolsek Labuhan Haji, Iptu Muhajirin segera meminta bantuan ke Polres Lotim untuk membantu melakukan evakuasi pelaku ke Polres Lotim.

“Dengan alasan keselamatan dan keamanan tersangka dari amuk massa, terpaksa pelaku kita evakuasi ke Polres,” kata Muhajirin, seraya menyampaikan, barang bukti berupa satu unit kendaraan Honda Revo, sementara masih diamankan di Polsek Labuhan Haji.

Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas Polres Lotim, membenarkan peristiwa Curanmor tersebut. “Melihat massa yang semakin banyak mengepung Polsek Labuhan Haji, akhirnya anggota Sabhara Polres Lotim yang diterjunkan ke lokasi segera mengamankan pelaku ke Mapolres Lotim, untuk kemudian di proses lebih lanjut,” singkatnya. (lal/lie)