Pelaksanaan PLS di KLU Berjalan Lancar

ARAHAN: Kepala SMPN 4 Tanjung, Sriwadi, memberikan arahan kepada peserta didik pada hari terakhir pelaksanaan PLS (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK )

TANJUNG–Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di seluruh sekolah jenjang SD maupun SMP di Lombok Utara, sejak Senin lalu (17/7), hingga Rabu kemarin (19/7) berjalan lancar. Tidak ada tindakan kekerasan yang dilakukan terhdap peserta didik baru.

Kabid Pembinaan dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemida dan Olahraga (Dikpora) KLU, Suryadi mengatakan, lancarnya proses PLS tidak lepas dari surat edaran yang telah dikeluarkan pihak dinas. Sebelumnya Dinas Dikpora KLU telah mengeluarkan edaran dengan nomor 800/622/Dikpora/2017 tentang PLS.

“semua sekolah kita minta menaati aturan yang berlaku sesuai surat edaran itu,” ungkapnya, Senin (19/7).

Isi surat edaran itu, jelasnya, salah satu adalah dilarang melibatkan senior menjadi penyelenggaran kecuali hanya membantu dan tidak boleh melakukan tindakan kekerasan.

Meski PLS telah berakhir, pihaknya mengaku tidak tahu persis berapa jumlah peserta didik keseluruhan yang masuk tahun ini. Karena itu, pihaknya saat tengah turun mendata dan meminta data ke seluruh sekolah.

Katanya, dalam waktu dekat jumlah siswa baru di semua sekolah yang ada di Lombok Utara akan terhimpun. Data ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program, terutama UN.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Tanjung, Sriwadi menyatakan, pelaksanaan PLS sampai hari terakhir ini berjalan lancar dan baik. Beryindak sebagai pemegang kendali dalam PLS adalah para guru pembina, termasuk juga dibantu oleh para pengurus OSIS.

Selama pelaksanaan PLS, pihak sekolah memberikan pemahaman dan motivasi kepada seluruh siswa supaya dapat meningkatkan prestasi. Baik melalui bidang akademik maupun non akademik untuk kepentingan pribadi siswa, harapan orang tua dan guru.

Pada tahun ajaran baru ini, jumlah siswa yang diterima sebanyak 134 orang dari jumlah pendaftar 142 orang. Sedangkan sisanya tidak terdaftar karena enam orang tidak melanjutkan dan dua orang melanjutkan ke sekolah lain. (flo)

BACA JUGA :  Siswa Miskin Bisa Sekolah Gratis