Pelabuhan Kilo Dibangun 2018

RAPAT: Bupati Dompu saat memimpin rapat kunjungan Kemenhub di Pandopo, Jumat lalu.

DOMPU-Kementerian Perhubungan RI serius untuk menindaklanjuti rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo.

Keseriusan itu dibuktikan dengan kunjungan tim dari Kemenhub dan Konsultan dari PT Ditori Goekarya Teknik yang diterima langsung Bupati Dompu di Pendopo, Jumat (2/6) lalu.

Dalam rapat terbatas tersebut, ikut hadir Kabag Tatapem, Camat Kilo, Danramil Kilo, Kepala Desa dan sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Kilo. Dalam kesempatan itu Kemenhub menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan study kelayakan tahap awal sebelum pembangunan pelabuhan. Untuk mengecek kesiapan Pemda, area pembangunan, serta dukungan masyarakat akan rencana pembangunan tersebut.

Hal yang terpenting didalam pembangunan pelabuhan adalah bahwa lokasi yang layak secara teknik itu harus didukung oleh tata ruang dan lahan. Karena, kedua hal ini akan sangat menentukan pelaksanaan pembangunan pelabuhan,” jelas Ngatio, salah satu dari perwakilan Kemenhub.

Dalam kesempatan itu Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin menyampaikan, sesuai amanat Presiden RI Joko Widodo bahwa Pelabuhan Nusantara harus dibangun ditahun 2018. Dengan demikian, Pemda Dompu akan terus berusaha dan bekerja keras dalam mempercepat proses pembangunan Pelabuhan Nusantara.

HBY mengakui, Pelabuhan Nusantara merupakan bagian dari pengembangan pembangunan dalam mendukung sektor pertanian. Dimana Dompu saat ini menjadi salah satu daerah dengan produksi jagung terbesar di Indonesia. Bahkan jagung Dompu diakui menghentikan impor jagung. “Kesulitan-kesulitan yang selama ini kita hadapi semakin terbatasnya kapasitas Pelabuhan Kempo untuk pengiriman jagung,” ungkapnya.

Jika Pelabuhan Nusantara dibangun lanjut dia, Kabupaten Dompu akan menjadi sentral bagi pengiriman jagung yang ada di pulau Sumbawa. Tidak ada lagi volume 1000.atau 2000 ton jagung sekali pengapalan, akan tetapi minimum 10.000 ton sekali pengapalan. “Dengan adanya pelabuhan ini juga akan mendukung dua peruhan besar yang ada di Kabupaten Dompu, yakni¬† PT SMS dan PT STM,” sebut HBY.

Kabag Tatapem Setda Dompu H Yuhasmin MSi mengatakan, proses persiapan pembangunan Pelabuhan Nusantara terus berjalan. Termasuk untuk pembesan lahan seluas 35 Ha, sudah disiapkan anggarannya. Dan saat ini pihak BPN Provinsi bersama Tim Appraisal dan tim independen tengah menetapkan harga jual tanah.”Lahan pembangunan pelabuhan, masyarakat kilo mendukung penuh. Mereka sudah mengakui akan mengurus sertifikat tanah dan dokumen-dokumen lain agar dikemudian hari tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” tutupnya. (jw)

BACA JUGA :  Kontingen NTB Harus Mundur Lebih Awal