Peduli Dhuafa dan Stunting, YBM PLN NTB Kembali Salurkan Bantuan

BANTUAN: Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN NTB kembali menyalurkan dana zakat penghasilan para pegawainya untuk masyarakat kurang mampu di Lombok.

MATARAM–Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Wilayah NTB (YBM PLN UIW NTB) kembali menyalurkan dana zakat penghasilan dari para pegawainya kepada masyarakat kurang mampu yang masuk dalam kategori delapan asnaf.

Kali ini YBM PLN UIW NTB mendistribusikan bantuan untuk dua program bantuan kepada masyarakat dhuafa, yaitu penyaluran kepada guru dhuafa dan pemberian makanan tambahan anak stunting dan gizi buruk di pulau Lombok.

“Alhamdulillah, YBM PLN UIW NTB menunjukkan kepeduliannya kepada kami. Tentunya ini sangat bermanfaat untuk membantu perekonomian keluarga kami,” ucap Baiq Raidah, salah satu guru dari Mambalan Lombok Barat yang menerima manfaat.

Raidah pun mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian dari YBM PLN UIW NTB. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh lembaga ini menjadi secercah asa bagi kehidupannya dan keluarga.

Sementara itu, Bidan Astin dari Puskesmas Suranadi Narmada turut mengapresiasi PLN atas inisiasi kegiatan guna menekan angka stunting di wilayah Suranadi, Narmada Lombok Barat.

”Terima kasih atas inisiasi program dari YBM PLN UIW NTB sehingga membantu kami dalam ikhtiar menurunkan angka stunting di desa Suranadi,” kata Bidan Astin.

Baca Juga :  Program Pelatihan PLN Buahkan Hasil Positif untuk Petani Kopi Tambora

Masih menurut Bidan Astin, tingginya stunting selama ini dikarenakan kolaborasi yang belum maksimal. Oleh karena itu, Astin berharap sinergi penanganan ke depannya dapat lebih solid lagi.

Sementara itu, Moh Kukuh Amukti, Ketua YBM PLN UIW NTB menuturkan kegiatan filantropi yang dilakukan oleh YBM PLN UIW NTB ini menjadi bukti bahwa PLN senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keandalan pasokan listrik saja, tetapi selalu siap dalam ranah sosial kemasyarakatan.

“Mulai tanggal 13-19 Maret 2023, kami menyalurkan santunan untuk 168 guru dhuafa penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp 84.000.000,- dan 405 paket pemberian makanan tambahan untuk anak stunting dan gizi buruk dengan total bantuan senilai Rp 93.150.000,-,” tambahnya.

Penerima manfaat dari kalangan guru dhuafa ini tersebar dari Sekotong Lombok Barat sampai Sembalun Lombok Timur yang rencananya akan rutin sepanjang tahun 2023 setiap 3 bulan sekali menerima bantuan tersebut.

Baca Juga :  Tutup Tahun 2021, PLN Sempurnakan Jaringan Tol Listrik di Pulau Sumbawa

Sementara pemberian makanan tambahan untuk 405 anak stunting dan gizi buruk tersebar di 6 lokasi, yaitu Suranadi Narmada, Labuhan Tereng Lembar, Batulayar Lombok Barat, Pemenang Timur, Karang Bajo Bayan dan Gili Air Lombok Utara.

“Kami berusaha untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, terutama dalam hal kebutuhan pokok seperti makanan dan sandang. Selain itu, kami juga memberikan bantuan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi, sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi dan tidak terus bergantung pada bantuan,” ucap Kukuh.

YBM PLN UIW NTB adalah sebuah yayasan sosial yang bergerak dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan kemanusiaan. Aksi sosial yang secara rutin terus dilakukan ini bersumber dari hasil dana zakat pegawai yang terkumpul setiap bulannya dan digunakan untuk membantu meringankan beban kehidupan para dhuafa.

Sebagai lembaga yang telah berdiri sejak tahun 2012, YBM PLN UIW NTB terus berikhtiar menyalurkan bantuan kepada banyak orang yang membutuhkan sesuai asnaf yang bertujuan untuk membantu meringankan beban hidup bagi para dhuafa. (rl/gt)

Komentar Anda