Pecah Rekor, Sehari 107 Kasus Baru Positif Covid-19 di NTB

UPDATE : Data perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 26 Januari 2021.

MATARAM–Kasus baru positif Covid-19 di NTB belum bisa diatasi. Bahkan angka kasusnya cendrung terus meningkat.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat tambahan kasus baru positif sebanyak 107 kasus pada Selasa (26/1/2021). Kasus baru positif ini terbanyak dari Kota Mataram dengan 26 kasus. Disusul Kota Bima dengan 24 kasus, warga dengan KTP luar NTB sebanyak 11 kasus dan Lombok Timur 10 kasus. Selanjutnya, Lombok Barat sembilan kasus, Lombok Tengah sembilan kasus, Sumbawa tujuh kasus, Dompu dengan tujuh kasus dan Sumbawa Barat dengan empat kasus.

Pada hari yang sama juga terdapat┬átambahan 50 orang pasien dalam perawatan dan selesai isolasi yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Rinciannya,dari Kabupaten Sumbawa ada 23 orang, Kota Bima ada 12 orang, Sumbawa Barat sembilan orang, Lombok Timur,Lombok Barat dan Kota Mataram masing-masing dua orang. Selain itu, pada hari yang sama juga terdapat tambahan satu kasus kematian baru.”Dengan adanya tambahan 107 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 50 tambahan sembuh baru dan satu tambahan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (26/01/2021) sebanyak 7234 orang, dengan perincian 5.679 orang sudah sembuh, 322 meninggal dunia, serta 1.233 orang masih positif,”┬áterang Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi dalam siaran persnya, Selasa malam.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Sementara untuk kasus kematian karena Covid-19 sebagian besar disertai dengan penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular (hipertensi, jantung), diabetes melitus, atau penyakit paru kronis. ” Oleh karena itu, diharapkan kepada masyarakat yang memiliki penyakit tidak menular seperti di atas untuk lebih
menjaga kesehatan, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, dan berupaya mencegah terinfeksi Covid-19 dengan cara tidak keluar rumah, memakai masker bila harus keluar rumah, melakukan social distancing, sering cuci tangan dan tidak merokok,” imbaunya.(rl).