PDIP: Gubernur Profesional Tunjuk Selly Jadi Kepala DP3AP2KB

Made Slamet (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)
Made Slamet (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Ditunjuknya Putu Selly Andayani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB memicu kontroversi.

Mengingat hal itu bertolak belakang dengan aspirasi publik yang meminta Selly dinon-aktifkan karena yang bersangkutan sudah mendapatkan SK DPP PDIP untuk maju menjadi bakal calon wali kota di Pilkada Kota Mataram 2020.

Apalagi sekitar sebulan lalu, Selly sudah dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Ekonomi dan Keuangan dari jabatan sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Hal ini lantas menimbulkan dugaan dari sejumlah pihak, bahwa diaktifkannya kembali Selly menjadi pimpinan OPD, sebagai imbas dari diundurnya pemungutan suara, yang sedianya 23 September menjadi 9 Desember 2020. Terlebih dalam hal ini, Gubernur NTB Zulkieflimansyah merupakan Ketua Tim Pilkada PKS NTB; yang memiliki peran mencolok menjodohkan kader PKS TGH Abdul Manan dengan Selly ke dalam paket Selly-TGH Manan di Pilkada Kota Mataram.

Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet menepis ada perlakuan istimewa yang diberikan Gubernur kepada Selly. Menurutnya, ditunjuknya Selly sebagai Kepala DP3AP2KB oleh Gubernur lebih karena alasan profesionalisme. Dan Selly dinilai punya rekam jejak dan kinerja sangat baik sebagai kepala OPD. OPD yang dinakhodai Selly, selalu menunjukkan performa memuaskan. Sehingga sangat layak Selly kembali dipercaya untuk memimpin OPD. “Gubernur sudah mengedepankan profesionalisme menunjuk beliau sebagai kepala  OPD,” ucapnya.

Made mengaku sangat memahami dan paham terhadap ritme dan pola kerja dari Selly. Pasalnya, sebagai Anggota DPRD NTB dirinya sudah beberapa kali bermitra dengan OPD yang dipimpin istri Ketua DPD PDIP NTB itu.

Selly adalah sosok pejabat yang punya komitmen, konsisten, dan cekatan, serta berani mengambil kebijakan yang dirasa perlu dilakukan. Sebagai kepala OPD, Selly juga selalu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara baik. Ia mencontohkan, saat mejadi Kepala Bapenda, Dinas Perdagangan. Selly cukup berhasil di sejumlah OPD tersebut. “Kita sudah paham kinerja dan performa beliau,” terangnya.

Oleh karena itu, sangat tidak beralasan dimutasinya Selly sebagai Kepala DP3AP2KB dikait-kaitkan dengan pertimbangan politis maju Pilkada Kota Mataram. “Gubernur tentu sudah paham kapasitas dan kemampuan para pembantunya,” pungkasnya. (yan)