PCR Lanjutan, Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

PCR ULANG: Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram ketika sedang menantikan hasil PCR ulang dua pengunjung Pasar Kebon Roek. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM —Setelah mengikuti tes lanjutan PCR (polymerase chain reaction), yakni pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, atau bakteri. Dua dari tiga orang yang mengikuti swab acak dipastikan positif terpapar virus Covid-19.

Ke duanya mengikuti tracing kontak yang dilaksanakan Puskesmas Karang Taliwang. “Sudah keluar hasil tes PCR-nya. Dua orang positif yang di-tracing oleh Puskesmas Karang Taliwang,” ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dr HL Herman Mahaputra di Mataram, kemarin (10/2).

Untuk kontak tracing Puskesmas Taliwang. dr Jack meminta untuk di-tracing dengan baik dan maksimal. Hingga tujuannya menemukan kasus setinggi-tingginya. “Tapi kayaknya sudah tidak bisa tinggi. Karena kita di minggu ketiga (Januari) itu tingginya. Kita sampai tertluar 128 orang. Kalau sekarang belum terlihat. Swab yang kita lakukan belum ada peningkatan hasil,” terangnya.

Dia berharap dengan peningkatan kasus di minggu ketiga Januari. Kini turun sudah. “Kita bersyukur dengan pressing yang kencang. Penyebaran ini bisa kita tekan. Mudah-mudahan kita sudah bisa kuning,” katanya.

Dua hari pelaksanaan swab acak dengan 1500 lebih peserta. Jumlah tersebut melebihi target 1000 orang. kendati demikian swab acak dilanjutkan sampai hari ketiga dengan target 3000 orang. “Sebenarya sudah melampaui target kita. Tapi kita akan teruskan,” katanya.

Sedangkan data 11 puskemas. Tracing dilaksanakan terhadap 1.100 peserta. “Jadi beda dia yang swab acak di tempat umum dan kontak tracing oleh puskesmas. Puskesmas itu targetnya sama-sama 100 orang di-tracing kontak. Tapi Babakan kita tambahkan lagi 100. Kita perbanyak juga isolasi mandiri,” jelasnya.

Dia menjelaskan, Kota Mataram sebenarnya sempat masuk zona merah penyebaran covid. Tapi kini kembali ke zona orange dan dipersiapkan ke zona kuning. “Kalau hijau kita harus nol kasus. Kan sulit itu nol kasus. Ya kita targetnya zona kuning,” imbuhnya.

Untuk swab acak di hari kedua. Swab acak dilaksanakan terhadap 757 peserta. Disebutkan dua orang pengunjung Pasar Kebon Roek dengan hasil positif. Namun hasil tersebut dipastikan terkonfirmasi. Karena harus mengikuti tes PCR sekali lagi di RSUD Kota Mataram. “Iya hari ini baru keluar hasilnya. Jadi belum bisa kita pastikan dia positif,” katanya.

Dijelaskan juga dua orang tersebut adalah warga Lombok Barat yang datang ke Pasar Kebon Roek. Lalu ikut sebagai peserta swab acak bersama 156 orang lainnya. “Iya dia ini warga luar. Dari Lombok Barat dia,” ungkapnya.

Sedangkan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa mengatakan, dari hasil swab acak di hari kedua. Dirinya mendapat informasi ada dua peserta swab acak positif. “Tapi kalau itu pengunjung Pasar Kebon Roek. Saya tidak tahu. Coba dikonfirmasi ke Dokter Jack,” katanya. (gal)