PBB dan NasDem Bantah Dukung Dwi-Normal

Ardany Zulfikar (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK )

MATARAM–Ketua DPC PBB Lombok Tengah (Loteng) Legewarman membantah bahwa PBB sudah final mendukung Dwi Sugiyanto-Lalu Normal Suzana di Pilkada Loteng 2020. “Jadi itu hanya sebatas klaim saja,” tegasnya, Rabu (12/8) kemarin.

Dukungan PBB lanjutnya tetap mengarah kepada kader yakni Habib Ziadi Thohir (HZT). HZT bahkan sudah diberikan surat tugas agar segera menentukan pasangan dan parpol mitra koalisi. Dalam surat tugas itu, HZT diberikan deadline hingga 20 Agustus. Jika tak dipenuhi, maka dukungan akan dievaluasi. PBB sendiri punya 4 kursi di DPRD Loteng. Butuh tambahan 6 kursi lagi dari parpol lain untuk memenuhi syarat minimal 10 kursi agar bisa maju pilkada.

Terkait kabar bahwa HZT memilih Teguh Juangsa Putra sebagai pendamping, Legewarman mengaku belum tahu. Yang jelas, PBB menyerahkan sepenuhnya kepada HZT untuk menjajaki komunikasi politik dengan siapapun dan parpol manapun.

Ketua DPW PBB NTB Junaidi Arif menambahkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada DPC PBB Loteng dalam menjajaki komunikasi politik dengan kandidat yang berpeluang didukung, termasuk parpol koalisi.

Sementara itu Ketua Desk Pilkada DPW NasDem NTB Ardany Zulfikar mengungkapkan, DPP masih menunda finalisasi dukungan di Pilkada Lombok Tengah dan Dompu. Dengan demikian, klaim bahwa NasDem mendukung Dwi-Normal di Pilkada Lombok Tengah terbantahkan. “Sejauh ini dua daerah itu masih di-pending,” ungkap mantan Anggota DPRD NTB ini, Rabu (12/8) kemarin.

Belum finalnya dukungan di dua pilkada itu dikarenakan koalisi belum final. Dan dalam hal ini, DPP perlu kepastian sebelum menentukan arah dukungan. “NasDem ingin mengusung bapaslon terbaik,” imbuhnya.

Sesuai arahan DPP, koalisi ditargetkan rampung sebelum 22 Agustus. karena SK B1.KWK sendiri rencananya akan diterbitkan dan diserahkan pada pekan terakhir Agustus, sebelum akhirnya mendaftar di KPU pada 4-6 September mendatang.

Sebelumnya DPP NasDem sudah memfinalkan dukungan di Pilkada Kota Mataram kepada Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman, Pilkada KLU kepada Najmul Akhyar-Suardi, Pilkada Sumbawa Barat kepada W. Musyafirin-Fud Syaifuddin, Pilkada Sumbawa kepada Mahmud Abdullah-Dewi Noviany, dan Pilkada Bima kepada Syafruddin-Ady Mahyuddin.

Seperti diketahui Juru Bicara Dwi-Normal, M. Samsul Qomar mengklaim bahwa Dwi-Normal akan didukung PDIP, Hanura, NasDem, PAN, PBB, dan Berkarya. Berkarya versi Ketua Umum Muchdi PR sudah mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada Dwi-Normal.

Sebelumnya Berkarya versi Ketua Umum Hutomo Mandala Putra mengeluarkan SK dukungan kepada Lalu Pathul Bahri-M. Nursiah. Belakangan, Berkarya versi Ketua Umum Muchdi PR inilah yang mendapat SK Menkum-HAM. “Akhirnya Berkarya menjatuhkan pilihannya ke Dwi-Normal, Cabup H. Dwi Sugiyanto menerima SK rekomendasi dari Partai Berkarya hari ini (12/8) sekitar pukul 12.20 WIB di DPP Bekarya,” ungkapnya, Qomar, kemarin. (yan/met)

BACA JUGA :  Menangkan Ahyar, Gerindra Rapatkan Barisan