Pathul-Nursiah Borong Parpol Pengusung

Petahana KLU Jemput Tiga SK Dukungan Sekaligus

SK DUKUNGAN : Pengurus Harian DPP Golkar, Sari Yuliati menyerahkan SK dukungan kepada balon bupati petahana Lombok Utara, Najmul Akhyar (foto kanan) dan pasangan Pathul-Nursiah (foro kiri) menerima SK dukungan Partai Golkar di Jakarta. ISTIMEWA/RADAR LOMBOK

MATARAM – Pasangan Lalu Pathul Bahri-HM Nursiah makin pede. Pasangan ini tak hanya sekadar memenuhi jumlah kursi parpol pengusung, tetapi sudah melampaui.

Pasangan ini didukung sekitar 19 kursi. Pasangan ini melampaui 9 kursi dari jumlah persyaratan yang ditetapkan KPU untuk pilkada Lombok Tengah. Di antaranya Partai Gerindra 7 kursi, Partai Berkarya 1 kursi, Partai Nasdem 3 kursi, dan terbaru PDIP 1 kursi, dan Partai Golkar 7 kursi. Sehingga total kursi dukungan untuk pasangan ini menjadi 19. “Syarat dukungan sudah terlampaui,” kata balon bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri disela-sela penyerahan SK dukungan PDIP di kantor DPD PDIP  NTB, Jumat kemarin (28/8).

Kendati syarat minimal dukungan sudah terlampaui, dukungan parpol masih akan terus bertambah. Paket Pathul-Nursiah sedang menjalani komunikasi politik dengan Partai Hanura. “Kita harapkan diusung koalisi besar,” harap Wakil Bupati Lombok Tengah itu.

Dengan diusung koalisi besar di pilkada Loteng, kata dia, tentu akan lebih banyak pihak dan elemen bisa berkontribusi dan berperan dalam pembangunan dan kemajuan di Loteng. Sebagai salah satu daerah di Indonesia sedang bergeliat dan jadi tujuan investasi di tanah air. Menurutnya, perlu keterlibatan banyak pihak dalam mendukung untuk terlaksana berbagai investasi dan program pembanguan di Loteng, khusus di KEK Mandalika.

Dengan dukungan kuat parpol memiliki kursi di legislatif, dipastikan tercipta kolaborasi eksekutif dan legislatif dalam memacu pembangunan dan menjaga kondusivitas serta kestabilitas politik di Loteng. “Ini jadi dasar pemikiran kita kenapa perlu banyak parpol bergabung koalisi,” bebernya.

Dia menambahkan, dengan makin banyak parpol bergabung dalam pemenangan di pilkada, maka peluang kemenangan di pilkada makin terbuka lebar.

 Wakil Sekretaris DPC Gerindra Loteng, Lalu Amrillah mengatakan, paket Pathul-Nursiah akan menggelar deklarasi pencalonan sesudah terbit SK dukungan Partai Golkar. Direncanakan satu atau dua hari ini, DPP Golkar sudah akan menyerahkan SK dukungan ke paket Pathul –Nursiah di Jakarta. “Setelah Golkar di tangan, baru kita akan deklarasi, secepatnya,” katanya seraya mengharapkan seluruh kader dan simpatisan untuk mulai bergerak secara masif menyapa masyarakat dengan konsep konsep pembangunan yang ditawarkan paket Maiq Meres.

Di Lombok Utara, paket H Najmul Akhyar dan Suardi (NADI) bertolak langsung ke Jakarta. Pasangan ini akan menjemput langsung tiga SK dukungan dari tiga parpol. Pemberian dukungan itu menambah kekuatan mesin politik tim paket NADI untuk bisa merebut kemenangan pada pilkada serentak 2020 di Lombok Utara. “Alhamdulillah, Pak Bupati selaku balon petahana menjemput SK dukungan tiga partai politik yang langsung diserahkan masing-masing DPP di Jakarta. Beliau didampingi oleh pengurus partai dan ketua tim pemenangan ikhtiar NADI,” ungkap Tim Pemenangan Paket NADI, Habibullah kepada Radar Lombok, Jumat malam (28/8).

Tiga SK partai politik yang dijemput yaitu Demokrat diserahkan langsung Ketua Umum DPP Demokrat, AHY didampingi Ketua DPD Demokrat NTB Mahally Fikri. Kemudian PAN diserahkan langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, didampingi Ketua DPC PAN Lombok Utara Ruhaiman beserta jajarannya, dan Golkar diserahkan juga pengurus harian DPP Golkar di Jakarta Sri Yuliati. “Ketiga SK partai politik ini sudah valid dan sah sebagai bentuk dukungan persyaratan ke KPU Lombok Utara pada saat pendaftaran nanti,” terangnya.

Selanjutnya, ketiga SK itu dibawa pulang untuk persiapan deklarasi bersama partai koalisi sebelum pendaftaran. Hingga saat ini paket NADI sudah diusung lima partai yaitu PPP 2 kursi, NasDem 2 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 4 kursi, dan Golkar 4 kursi, total dukungan sudah diterima 16 kursi. “Persyaratan dukungan sudah melebihi dari persyaratan,” jelasnya.

Dengan membangun koalisi partai politik menjadi kendaraan kuat dalam merebutkan kemenangan kembali pada pilkada serentak pertanggal 9 Desember 2020. “Kelima partai ini merupakan partai besar yang tidak lagi diragukan,” tegasnya.

Ia menyebutkan, ada empat gerbong kekuatan sudah menjadi pegangan dalam pilkada serentak 2020 mulai dari kekuatan koalisi partai, organisasi, tim pemenangan dan relawan, dan keempat dirahasiakan. “Insyaallah ini menjadi kekuatan besar,” ungkapnya.

Ketua Tim Pemenangan Ikhtiar NADI, Endri Susanto yang mendampingi langsung dalam penjemputan SK partai politik. Setelah tiga partai politik ini, masih berkomunikasi intens dengan PBB yang memiliki dua kursi. “Dan kami di Jakarta masih memperkuat komunikasi bagaimana membangun Lombok Utara lebih baik lagi,” terangnya.

Pemberian SK dukungan partai politik ini tentu sudah melakukan survei internal terlebih partai yang memberikan dukungan merupakan partai besar dan tidak bisa diremehkan lagi. “Pemberian dukungan ini tentu diberikan kepada paket yang memenangkan Pilkada 2020 di Lombok Utara,” katanya.

Setelah penerimaan SK dukungan, selanjutnya akan memperkuat komunikasi dengan jajaran pengurus partai politik dan fraksi partai yang ada di DPRD Lombok Utara. “Kami segera memperkuat komunikasi kemenangan pada pengurus partai dan fraksi-fraksi partai di DPRD,” tegasnya.(yan/flo)