Paslon Wayent Wah Dukung Kreativitas Milenial

DUKUNG PEMUDA: Paslon Wayent Wah, Ahmad Ziadi ketika berkunjung di acara Pameran Lukisan yang digelar Komunitas Utara Bergerak bekerjasama dengan Komunitas Seni Ne lotim, di Coffe Zienta Batukliang. (ist for radarlombok.co.id)

PRAYA—Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), Ahmad Ziadi-L. Aswatara yang beken dengan tagline “Wayent Weh” tak henti memberikan kejutan. Setelah menjadi yang pertama deklarasi dan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (Komisi Pemilihan Umum), kemudian melemparkan ide dan gagasan tentang satu desa, satu dokter. Maka kali ini Paslon Wayent Wah kembali memaparkan integrasi visi dan misi Lombok Tengah terkait program beasiswa untuk menunjang satu desa satu dokter.

Guna mendorong dan mengimplementasikan gebrakan cara pandang Wayent Wah tersebut, Ziadi  menjelaskan pandangannya mengenai peran serta  pemuda dan kaum millennials dalam pembangunan, yang dikemas dalam forum entertain khas generasi 4.0.

Dalam kunjungannya di acara Pameran Lukisan yang diselenggarakan oleh Komunitas Utara Bergerak bekerjasama dengan Komunitas Seni Ne lotim, di Coffe Zienta Batukliang, Selasa (15/9/2020), Ahmad Ziadi, mengatakan peran dan eksistensi energi pemuda perlu diapresiasi dengan baik. Termasuk pembinaan maupun support dalam penganggaran untuk mengembangkan potensi dan kreatifitasnya.

“Inshaa Allah jika ini kita lakukan, akan mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran terbuka di Loteng. Potensi kekuatan  Pemuda harus diperhatiksn , jangan  diabaikan, bisa  berbahaya,” ucap Ziadi, Kamis (17/9/2020).

Lebih jauh Paslon Wayent Wah itu mengelaborasi visi-misi “Membangun Lombok Tengah Berjamaah”. Dimana ditekankan pemuda sebagai tonggak pembangunan perlu dikawal secara seksama energi dan kreativitas kaum milenials sebagai salah satu prioritas program kerja dalam membangun Loteng lima tahun kedepan.

“Yang tertuang di salah satu visi-misi kami, tepatnya di sub bab “Meningkatkan Daya Saing Kepemudaan dan Olahraga”, kami akan terus meningkatkan kompetensi dan daya saing pemuda melalui pola pemberdayaan dan pengkaderan secara terencana, sistematis dan berkelanjutan. Jika nantinya kami dipercaya memimpin Lombok Tengah,” urainya.

Kepada awak media, Ziadi yang  juga Ketua Karang Taruna NTB belum menjelaskan secara detail program kerja lebih jauh terkait pemuda. “Sudah ada itu. Tapi nanti ya, ada waktunya saya jelaskan semua. Kita simpan dulu. Yang pasti pemuda akan kita maksimalkan dan jadi salah satu prioritas kita,” imbuhnya seraya tersenyum.

Dalam kesempatan kunjungan itu, Ahmad Ziadi merasakan betul semangat dan energi kreatif yang diperlihatkan para pemuda yang juga menamakan dirinya Komunitas Pemuda Utara Bergerak tersebut. Dia terlihat antusias berinteraksi dan berdialog dengan mereka mengenai potensi seni-budaya dan sejumlah aspek kepemudaan yang terbilang dikuasainya sebagai agen pemuda di Karang Taruna.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Komunitas Pemuda Utara. Energi positif yang mereka tularkan sangat baik dan akan menjadi perhatian kami ke depan. Selaku Ketua Karang Taruna, saya memastikan, para millennials yang juga menjadi tanggung jawab saya di Karang Taruna, harus menjadi salah satu unsur utama membangun Lombok Tengah secara berjamaah,” pungkasnya.  (gt)