Pasien Sembuh Covid-19 di NTB Bertambah 13 Orang, Enam Orang Positif

Data perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 17 Mei 2020
Data perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 17 Mei 2020

MATARAM — Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh  terus meningkat. Bahkan tanggal 17 Mei 2020, jumlah yang sembuh lebih banyak dari jumlah yang positif baru.

 Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB menggumumkan tambahan pasien sembuh sebanyak 13 orang dan tambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 hanya enam orang. Lonjakan pasien sembuh samakin bertamah hingga saat ini total pasien sembuh sebanyak 232 orang dari total 371 orang kasus positif Covid-19 di NTB. Sekretaris Daerah selaku ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTB Lalu Gita Aryadi mengatakan, terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. “Dengan adanya tambahan enam kasus baru terkonfirmasi positif, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai Minggu (17/5) sebanyak 371 orang, dengan perincian 232 orang sudah sembuh, tujuh orang meninggal dunia, serta 132 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Minggu malam (17/5/2020).

 Disebutkan, 13 pasien sembuh tambahan tersebut mereka adalah, Pasien nomor 22, an. Ny. FES, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 35 atas nama EAP, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 104, atas nama  H, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 191, atas nama  LASS, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

 Kemudian, pasien nomor 252 ,atas nama  RW, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien nomor 264, atas nama  AH, perempuan, usia 9 tahun, penduduk Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 265, atas nama  N, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 268, atas nama  I, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien nomor 277, atas nama D, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

 Selanjutnya, pasien nomor 301, atas nama  MAF, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 302, atas nama  MRF, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 307, atas nama S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 337, atas nama S, perempuan, usia 4,5 tahun, penduduk Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.

 Sementaran tambahan enam orang kasus baru positif setelah diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Unram, dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 271 sampel dengan hasil 250 sampel negatif, 15 sampel positif ulangan, dan enam sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 366, atas nama ATJP, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Pada Suka, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik. Kedua, pasien nomor 367, atas nama  RA, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik. Ketiga, pasien nomor 368, atas nama  S, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Labuan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik.

 Keempat, pasien nomor 369, atas nama  PA, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik. Kelima, pasien nomor 370, atas nama MIA, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik. Dan keenam, pasien nomor 371, atas nama B, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 192. Saat ini sedang menjalani karantina di Kabupaten Bima dengan kondisi baik.

 Ia juga mengejalaskan, hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 862 orang dengan perincian 390 orang (45%) PDP masih dalam pengawasan, 472 orang (55%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.355 orang, terdiri dari 264 orang (5%) masih dalam pemantauan dan 5.091 orang (95%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.870 orang, terdiri dari 1.922 orang (39%) masih dalam pemantauan dan 2.948 orang (61%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 57.507 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 4.137 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 53.370 orang (93%),”jelasnya. (sal)