Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah Empat Orang, Satu Orang Positif

Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 20 Mei 2020.
Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 20 Mei 2020.

MATARAM-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB menggumumkan tambahan pasien sembuh per tanggal  20 Mei 2020 sebanyak empat orang dan tambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19  satu orang. Hingga saat ini total pasien sembuh sebanyak 246 orang dari total kasus positif Covid-19 sebanyak 393 orang.

 Sekretaris Daerah selaku ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengatakan, terdapat penambahan empat orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. “Dengan adanya tambahan satu orang kasus baru terkonfirmasi positif, empat orang tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai  Rabu (20/5) sebanyak 393 orang, dengan perincian 248 orang sudah sembuh, tujuh orang meninggal dunia, serta 138 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Rabu malam (20/5/2020).

 Tambahan pasien sembuh tersebut, hanya terjadi di Kota Mataram mereka adalah, pasien nomor 152, atas nama  FA, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 272, atas nama  ZH, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Kemudian, pasien nomor 329, atas nama SJ, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Dan pasien nomor 330, atas nama  RD, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

 Sementara penambahan kasus baru dari Lombok Barat yakni, pasien nomor 393, atas nama  MHJP, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum diketahui. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik. “Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,”ucapnya.

 Selain itu juga dijelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 909 orang dengan perincian 376 orang (41%) PDP masih dalam pengawasan, 533 orang (59%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.429 orang, terdiri dari 230 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 5.199 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.103 orang, terdiri dari 1.908 orang (37%) masih dalam pemantauan dan 3.195 orang (63%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 58.194 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.811 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 54.383 orang (93%),”jelasnya.

 Disampaikan, dengan tambahan pasien sembuh yang terus terjadi tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh semua pihak dalam penanganan Covid-19 selama ini. “Alhamdulillah trend kesembuhan terus ada hingga hari ini. Pemerintah dan kita semua ingin segera melewati pandemi Covid-19 ini dan kembali menjalankan aktifitas dan kehidupan seperti sedia kala,”katanya.

 Oleh karenanya, lanjutnya, pihaknya penekankan agar selalu memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 wajib dipatuhi oleh semua pihak, semua harus disiplin menjalankannya. Tidak boleh lagi ada titik-titik keramaian baru, baik itu di pusat-pusat perbelanjaan dan yang semisalnya, termasuk mengikuti himbauan Ketua MUI Provinsi NTB serta para Ulama di NTB untuk tetap melaksanakan kegiatan ibadah di rumah. (sal)