Pasien Positif Covid-19 di NTB Bertambah Dua Orang dari Lotim

Covid-19 6April
Covid-19 6April

Dua Orang Dekat Pimpinan Ponpes Al Kautsar Al Gontory Aikmel

MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB melalui Seketaris Daerah (Sekda) NTB selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, kembali menyampaikan perkembangan kasus positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai dengan Senin (6/4), jumlah positif Corona di NTB bertambah dua orang, sehingga total positif Covid-19 di NTB menjadi 10 orang, dari sebelumnya 8 orang.

“Bahwa pada hari ini (Senin, 6/4) kami telah menerima konfirmasi 2 orang PDP Positif Covid-19,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi melalui press pelease yang diterima radarlombok.co.id, Senin malam (6/4).

Penderita Positif Covid-19 pertama dengan nomor pasien 09, an. Ny NM perempuan usia 28 tahun penduduk Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 01 asal Ponpes Al Kautsar Al Gontory Aikmel. Dalam 14 hari terakhir sebelum sakit, pasien tidak pernah bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Saat ini pasien positif Covid-19 dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.

Selanjutnya, penderita Positif Covid-19 kedua dengan nomor pasien 10, atas nama MI, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 01. Dalam 14 hari sebelum sakit, pasien tidak pernah bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.

“Dengan adanya tambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ini, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sampai hari ini (6/4) sebanyak 10 orang,” jelas Gita.

Untuk menghindari penularan lebih lanjut, katanya, petugas kesehatan melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan pasien-pasien yang bersangkutan.

“Mulai hari ini (Senin,red) laboratorium RSUD Provinsi NTB sebagai rumah sakit rujukan pemeriksaan Covid-19 telah mulai melakukan pemeriksaan terhadap sampel PDP dari rumah sakit jejaring. Selanjutnya hasil dari pemeriksaan sampel tersebut akan dilaporkan ke Litbangkes RI di Jakarta,” jelasnya.

Gita juga menyampaikan, bahwa BNPB juga telah mengirimkan 1.900 buah APD Coverall dan 7000 buah masker bedah sehingga diharapkan kebutuhan APD untuk rumah sakit dan puskesmas dapat tercukupi dalam minggu ini. “Diminta kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, selalu menggunakan masker dalam setiap aktivitas, menghindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat, dan mengurangi aktivitas di luar rumah,”himbaunya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, terkait kedua pasien tersebut merupakan orang dekat dari pasien 01 (inisial nama) yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kautsar Al Gontori Aikmel, Kabupaten Lombok Timur yang pertama kali dinyatakan positif Covid-19 bersama istrinya 02 (inisial nama).

“Belum tahu profesinya, tidak disebut, hanya kontak dekat dengan pasien 01. Kira-kira dekat dg pasien 01,”ungkapnya.

Ketika ditanyak lebih lanjut mengenai alamat kedua pasien, Gede, enggan membeberkan alamat lengkapnya. Karena kedua pasien dirawat di Selong Lombok Timur.

“Jujur saja, saya belum dikasi tahu dari Kadikes. Bisa ditelusuri di Lotim saja. Biasanya Satgas Lotim pasti menyebut alamat, terlebih dirawat di Selong. Besok kita cari saat penelusuran kontak tracing,” pungkasnya. (sal)