Pascabanjir, Pencetakan Biodata Meningkat

ILUSTRASI PEMBUATAN KTP MENINGKAT

KOTA BIMA-Sebagian besar pemukiman warga di Kota Bima terendam banjir bandang akhir tahun lalu. Air luapan sungai tersebut membawa harta benda warga, termasuk dokumen penting. Seperti kartu keluraga (KK), biodata dan lain segainya.

Banyaknya dokumen yang hanyut tersebut membuat pengurusan biodata pengganti KTP meningkat. Dalam sehari warga yang mengurus bisa mencapai 100 lebih. "Pasca banjir, banyak sekali waga yang mengurus KK, akta kelahiran dan biodata. Mereka membuat ulang," ujar Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Hj Mariamah, kemarin.

[postingan number=3 tag=”ktp”]

Dijelaskan, mulai 22 Desember hingga kemarin warga yang membuat biodata mencapai 1.269 orang. Kemudian yang megurus KK mencapai 1.324. Dalam sehari yang mengurus KK dan biodata mencapai 100 orang. Kendati cukup banyak, semua permintaan warga tersebut bisa terlayani. "Alhamdulillah warga punya kesadaran untuk langsung mengurus biodata, KK dan akta mereka yang hanyut dibawa banjir," tutur mantan Kabag Hukum Setda kota ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Mariamah menjelaskan, biodata tersebut merupakan pengganti KTP. Karena sejak tahun lalu hingga kemarin blangko KTP kosong, sebab tidak ada kiriman dari pusat. "Setiap daerah di Indonesia tidak memiliki blangko saat ini," katanya.

Namun kenapa blangko tersebut kosong, Mariamah mengaku tidak tahu. Sebab yang mencetak blangko KTP adalah Menteri Dalam Negeri. "Yang jelas kami selalu mengirimkan kebutuhan blangko ke pusat," pungkasnya. (nk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid