Pasar Kebon Roek Mendadak Rapi

Saat Gubernur Tinjau Harga Pangan

Pasar Kebon Roek
BERSIH: Pasar Kebon Roek terlihat rapi dan bersih saat dikunjungi Gubernur NTB, kemarin (8/1). (Ali/Radar Lombok)

MATARAM—Pemandangan tak biasa terjadi di Pasar Kebon Roek, Ampenan, Kota Mataram. Kondisi pasar begitu bersih dan rapi, pedagang juga terlihat tertata dengan rapi. Begitu juga dengan parkiran motor maupun becak, tidak ditemukan juga pedagang yang berjualan sembarangan.

Kondisi ini tidak sama dengan hari biasanya. Rapinya Pasar Kebon Roek ini karena adanya kunjungan Gubernur NTB. Kedatangan Gubernur ini untuk memantau harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Lalu Alwan Basri mengakui, kerapian Pasar Kebon Roek salah satunya dipersiapkan untuk kedatangan gubernur. ‘’Iya ini kan Gubernur mau datang. Ya dipersiapkan oleh kepala pasarnya,’’ ujarnya, Selasa (8/1), kemarin.

BACA JUGA: Disdag NTB Pastikan Harga Bapok Stabil

Alwan mengatakan, sebenarnya Pasar Kebon Roek bisa dirapikan. Asalkan pengelolaannya sigap seperti saat ini. Disamping itu, pedagang juga harus mau diatur oleh petugas pasar. Kebersihan dan kerapian pasar menurutnya sangat bisa terjaga.

Tidak hanya pedagang. Parkir kendaraan juga disebutnya harus bersedia diatur. Karena pengisi Pasar Kebon Roek bukan hanya pedagang yang berjualan, melainkan ada juga pihak lain.

‘’Kalau semuanya mau diatur, saya rasa keadaannya bisa kita nikmati seperti sekarang ini,’’ ungkapnya.

Alwan berharap kerapian itu tidak hanya saat gubernur datang berkunjung. Ia juga menekankan, kepala pasar wajib mempertahankan kebersihan dan kerapihan. Kunjungan Gubernur menurutnya menjadi titik balik untuk membuat Pasar Kebon Roek menjadi rapi.

‘’Mudah-mudahan ini awalnya. Dengan kerja sama semua pihak, kebersihan dan kerapihan bisa dijaga. Nanti kita minta juga kepada aparat kepolisian untuk mengatur jalan di depan pasar agar tidak macet,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Kebon Roek, Subiakto mengatakan, pasar Kebon Roek adalah salah satu pasar tipe A. Praktis, kerapihan dan kebersihannya harus dijaga. Selain itu kenyamanan dan keamanan harus menjadi tolak ukur.

‘’Karena saya baru dilantik sebagai kepala pasar baru 8 bulan ini. Kita usahakan kondisinya akan seperti ini,’’ katanya.

Dengan kunjungan Gubernur, ia berusaha menjaga kebersihan dan akan menata kawasan pasar tersebut. Semrawutnya Pasar Kebon Roek disebutnya bisa dihindari. ‘’Insya Alloh kami akan tata dan atur seperti yang terlihat saat ini. Kami akan libatkan peran serta keamanan pasar untuk menata kebersihan pasar,’’ ungkapnya. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut