Pasangan Luthfi-Zul Bubar di Tengah Jalan

Luthfi Pilih Gandeng Najamudin

HM Syamsul Luthfi
HM Syamsul Luthfi (Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Meski sempat mengumumkan diri akan berpasangan dengan H Lalu Zulkifli di pilkada Lombok Timur 2018 mendatang, bakal calon bupati (Bacabup) Syamsul Luthfi mengganti bakal calon wakil bupati (Bacawabup) yang akan mendampinginya.

Pasangan Luthfi-Zul akhirnya bubar ditengah jalan. Luthfi pun kini memilih menggandeng politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Najamuddin Musthofa untuk menjadi pendampingnya. Luthfi menyebut kondisi kesehatan Lalu Zulkifli yang tidak membaik. Dengan dipilihnya H Najamudin, maka Demokrat akan berkoalisi dengan PKB di pilkada Lotim. “Terkait dengan ini, sudah kita komunikasikan dengan pak H Zul. Ketika sejak awal kita bersama dengan baik-baik, maka ketika kita akhiri paket kita dengan H Zul, kita juga lakukan dengan baik-baik,’’ jawab Luthfi.

BACA JUGA :  Pilkada Lobar, Suharto Tunggu Perintah Partai

Dipertegas kembali, bubarnya pasangan Luthfi – Zul ini murni karena alasan kesehatan bukan karena ada persoalan lain. Meski sudah tidak lagi berpasangan ,namun Lalu Zukifli kata dia tetap sepenuhnya akan memberikan dukungan baik itu secara pribadi maupun melalui partai Perindo yang dipimpinnya itu. “Itu sudah jelas. Pak H Zul tetap berkomitmen untuk berada di dalam barisan kami,’’ lanjutnya.

Sementara terkait dirinya berpasangan dengan H Najamuddin dipastikan sudah final. Bahkan sudah mendapatkan restu dari keluarga besar maupun dari partai Demokrat. Maka, Demokrat pun akan membangun koalisi dengan PKB. Koalisi dua partai ini, telah mencukupi jumlah kursi sebagai syarat untuk mengusung calon melalui jalur partai di pilkada Lotim nanti. ‘’ Demokrat tujuh kursi. Sedangkan PKB empat kursi. Jadi persyaratanya sudah mencukupi sesuai dengan ketentuan undang-undang,’’ terang Luthfi.

Dikatakannya, jalinan komunikasi dengan H Najamuddin bukan baru kali ini. Tapi sudah terbangun sejak lama. ‘’ Kami sudah satu visi dan misi untuk membangun Lotim kedepan,’’ ungkapnya.

Visi dan misi utama yang diusung di dalam pencalonanya, yaitu ingin membenahi sektor ekonomi , kesehatan dan pendidikan yang masih belum disentuh maksimal oleh pemerintah saat ini. Tiga sektor ini dianggap menjadi penentu dalam meningkatkan indeks pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Ketika ekonomi kita tingkatkan, masyarakat tentu akan semakin sejahtera. Maka mereka akan mengerti, betapa pentingnya arti kesehatan dan pendidikan. Visi dan misi saya ini, juga sama seperti dengan pak H Najamuddin,’’ tutupnya.

Sementara itu, H Najamudin mengakui, jika dirinya telah mendapat dukungan penuh dari PKB untuk dipasangkan dengan Luthfi. Meskipun ada bakal calon lain yang sebelumnya telah mendafar PKB, namun sangat tidak memungkinkan partainya itu akan mengusung calon lain ketika ada kadernya sendiri yang akan ikut bertarung di pilkada. ‘’ Karena yang punya partai juga akan ikut kompetensi. Masak orang lain yang didukung,’’ tegasnya.

BACA JUGA :  TGB Belum Mau Buka Pendamping Syamsul Luthfi

Meski saat ini PKB sendiri belum secara resmi mengeluarkan SK dukungan mamun Najamudin tidak begitu khawatir. Dia sudah sangat yakin jika PKB akan mengusung dirinya bersama Luthfi. Terlebih dia sendiri memiliki jabatan strategis di DPP PKB. “Terkait dengan SK, saya yang lebih tahu. Karena PKB itu akan mengeluarkannya secara serentak,’’ tutup Najamudin.

Terpisah Lalu Zulkifli ketika dihubungi tidak menampik kalau dirinya mundur untuk menjadi bakal calon wakil bupati mendampingi Luthfi. Meski tidak dijawab langsung mundurnya itu karena persoalan kesehatan,namun diakauinya, jika kondisinya saat ini sedang sakit. “Saya lagi sakit ne. Saya lagi berobat. Nanti saya sampaikan lebih untuk lebih jelas,’’ singkatnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut