Paripurna, Oknum Dewan Main Game

TANJUNG-Oknum anggota DPRD KLU, tertangkap kamera tengah bermain game di tabletnya saat sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Senin kemarin (26/9).

Sikap oknum itu sendiri disesali Wakil Ketua DPRD KLU, Sudirsah Sujanto. Menurutnya, di dalam tata tertib DPRD KLU, sudah jelas, bahwa dalam sidang atau pembahasan lainnya, anggota diharapkan tetap fokus mengikuti kegiatan. “Jadi di dalam tata tertib dewan, kan sudah jelas. Dalam mengikuti sidang paripurna, pembahasan apapun kita fokus lah dan etika dijaga,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra KLU ini.

Diterangkannya, menjaga etika dalam melaksanakan rapat paripurna oleh anggota dewan, harus diperhatikan dan harus berkaca dengan banyak kasus di luar. Bahwa ketika etika yang tidak seharusnya diperlihatkan, kemudian muncul dan disebarluaskan, maka itu akan berakibat tidak baik untuk diri sendiri ataupun lembaga. “Saya kira nanti itu BK (Badan Kehormatan) lah yang menangani. Yang jelas kalau bermain game saat rapat, tidak diperbolehkan, karena itu etika,” terangnya.

Seperti diketahui pada sidang paripurna kemarin, lima fraksi di antaranya, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional, Fraksi Merah Putih, Fraksi Demokrat dan Fraksi Golkar menyampaikan pandangan terhadap KUA PPAS APBD Perubahan KLU 2016. Semua fraksi menyetujui dan ada pula yang menyetujui dengan catatan. KUA PPAS pun ditandatangani Bupati KLU, Najmul Akhyar bersama Ketua DPRD KLU, Ni Wayan Sri Pradianti, Wakil Ketua I, Djekat dan Wakil Ketua II Sudirsah Sujanto. Selanjutnya KUA PPAS ini akan dijadikan pedoman untuk melakukan penyusunan RKA SKPD Rancangan APBD Perubahan KLU 2016. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut