Para Kades Lobar Tegaskan tak Berpolitik Praktis

Kades Lobar Cabut Dukungan Terhadap Salah Satu Bakal Calon
Kades Lobar Cabut Dukungan Terhadap Salah Satu Bakal Calon

GIRI MENANG – Iklim politik di Lombok Barat menjelang Pilkada 2018 mendatang semakin hangat. Para bakal calon terus berupaya merangkul banyak pihak agar pencalonannya mulus. Salah satu yang disasar adalah para kepala desa selaku pemimpin di tingkat bawah dalam struktur pemerintah daerah. Belum lama ini ada surat pernyataan dukungan terhadap salah satu bakal calon Bupati Lombok Barat, Nauvar F. Farinduan oleh 8 Kades di wilayah Kecamatan Gunung Sari dan Batulayar. Menurut informasi yang diterima koran ini, surat pernyataan dukungan tersebut dipakai oleh bakal calon sebagai lampiran saat mendaftar di partai politik.

Kemarin, para Kades yang menandatangani surat pernyataan tersebut membuat pernyataan kembali, mencabut dukungan tersebut. Mereka mengakui surat pernyataan dukungan yang disodorkan Balon lewat salah satu oknum Kades untuk ditandatangani tidak dikaji secara seksama.” Ada enam Kades yang hadir dan membuat surat pencabutan dukungan itu. Dua Kades tidak hadir karena sakit,” ungkap Asmuni selaku Sekretaris Forum Kades Kecamatan Gunung Sari dan Batulayar di Giri Menang kemarin.

Berdasarkan surat pernyataan pencabutan dukungan yang disodorkan ke Radar Lombok, tercatat nama –nama Kades diantaranya Kades Dopang Harun Nurasyid, Kades Kekeri Hafizin, Kades Ranjok Basirun, Kades Lembah Sari H. Suratman Ma’sum, Kades Penimbung HM. Sarkiah dan Kades Taman Sari H. Ikhsan. Mereka menyatakan mencabut dukungan yang dibuat tanggal 29 April lalu.

Menurut Asmuni, ini adalah bentuk pengembalian posisi kepala desa sebagai bagian dari pemerintahan yang karena tidak berpolitik praktis, apalagi terjebak dalam urusan dukung mendukung calon. “ Ini bagian dari ekspresi loyalitas terhadap pimpinan dalam hal ini bupati, tidak ada kaitan dengan politik,” ungkap Asmuni.

Sementara itu pemerhati politik dari Gerung, Muhammad Muzayyad, mengatakan, dalam konteks perburuan suara, masing-masing calon lebih baik tidak terlalu fokus ke soal dukungan Kades. “ Yang penting itu kerja nyata. Kalau sudah kerja baik, pasti akan didukung oleh masyarakat,” ungkapnya.(git)