Panitia PPDB NTB Buka Link Pengaduan

MENGADU : Sejumlah alumni MTsN 1 Lobar saat mendatangi panitia PPDB NTB, karena tidak bisa login saat mendaftar di SMA dan SMK. ( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK )

MATARAM – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMA maupun SMK se-NTB sampai saat ini masih dikeluhkan oleh orang tua wali. Pasalnya, mereka yang mendaftar melalui zonasi tidak bisa login di website pendaftaran yang disiapkan Dinas Dikbud Provinsi NTB.

“Sampai saat ini tidak bisa login. Kita capek bolak-balik ke sekolah maupun ke panitia PPDB NTB untuk menanyakan tidak bisa login,” ungkap salah seorang orang tua wali, Maryani kepada Radar Lombok, Rabu (30/6).

Menurutnya, persoalan tidak bisa login oleh pendaftar ini berdanpak kepada psikis anak. Sebab hingga saat ini belum bisa untuk mendaftar, sementara tanggal yang ditentukan oleh panitia tinggal sebentar lagi penutupan dan pengumuman yang diterima.

“Sebagai orang tua, tentu merasa khawatir. Bahkan saya juga minta agar mereka kawin jika tidak bisa mendaftar ke sekolah tujuan,” sesalnya.

BACA JUGA :  Hobi Nyanyi, Ingin Jadi Dokter

Sementara itu, Sekretaris PPDB NTB Muhazam mengaku pihaknya sudah membuka link pengaduan. dimana link pengaduan tersebut yakni dikbud.ntbprov.go.id/aduanppdb. Artinya selagi link pengaduan masih dibuka, kalau masih tidak bisa login sampai PPDB ditutup, maka tetap dilayani sampai semuanya bisa melanjutkan pendidikan.

“Kita akan melaksanakan video conference (vicon) dengan semua SMA, SMK se-NTB untuk mendengarkan laporannya penyebab tidak bisa login selama proses PPDB berlangsung,” jelasnya.

Nantinya apa yang menjadi laporan tentang kejadian di lapangan menjadi dasar Dikbud NTB membuat kebijakan lebih lanjut. Pada intinya setelah mendengarkan laporan-laporan tentang permasalahan yang dihadapi  menjadi dasar untuk membuat kebijakan.

Terpisah, Seksi Bidang Pelaporan Ombudsman Perwakilan NTB yang juga menjadi Penanggung Jawab Pengawasan PPDB di Ombudsman NTB, Sahabudin mengaku persoalan yang paling mendasar pelaksanaan PPDB tahun ini adalah pendaftar tidak bisa login.

BACA JUGA :  Dimutasi, 65 Kepsek Diturunkan Jadi Guru Biasa

“Persoalan yang paling mendasar yakni NISN yang tidak terverifikasi. Ini menjadi kewajian sekolah melakukan Verval, apakah dibawah Dikbud dengan Dapodik atau dibawah Kemenag dengan Emis,” jelasnya.

Menurutnya, disini ada tanggungjawab besar sekolah jenjang SMP atau MTsN yang tidak melalukan verifikasi dan validasi data siswanya ketika akan melaksanakan Ujian Nasional tahun 2021, sehingga saat login peserta didik tidak bisa. Dikbud NTB ini bagus membuat sistem, jadi langsung kelihatan proses skriningnya.

 “Ketika NISN tidak aktif atau buat-buatan jelas tidak bisa login. Artinya kontrol dalam PPDB ini luar biasa, kami memberikan apresiasi, sanjungnya. (adi)