Pangan Aman, Pertumbuhan Ekonomi Lotim Diprediksi Positif

M. Gazali/Radar Lombok 

SELONG–  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi bertempat di kantor bupati. Rakor dihadiri Bupati HM. Sukiman Azmy dan kepala OPD terkait lainnya. Rakor ini digelar sebagai upaya Pemda menghadapi sejumlah agenda internasional yang diperkirakan menyedot kunjungan ke Provinsi NTB dan khususnya Lombok Timur. Pemkab Lotim perlu menyusun neraca pangan dala upaya menjamin ketersediaan pangan utamanya bahan pokok bagi masyarakat  terutama warga Lotim.” Lotim merupakan sebagai kabupaten penyangga kawasan super prioritas Mandalika. Karena itu penting bagi pemerintah daerah memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Tidak kalah penting adalah  menjamin daya beli masyarakat,” kata Sukiman.

BACA JUGA :  Antisipasi Corona Varian Baru, Pelaku Perjalanan Luar Daerah Diawasi Ketat

Berdasarkan penjelasan OPD teknis, stok pangan Lotim umumnya aman hingga Desember, bahkan ada pula yang masih cukup hingga awal tahun 2022 mendatang. Sedangkan dari sisi harga kebutuhan pokok fluktuatif, dengan sejumlah komoditas yang harganya stabil seperti beras, bawang merah, dan daging ayam ras. Sementara komoditas lainnya seperti telur dan daging sapi mengalami kenaikan harga.

Selain itu  bupati juga meminta agar seluruh OPD yang memiliki proyek fisik dapat segera melaksanakan kegiatannya. Hal ini mengingat belanja pemerintah masih menjadi salah satu harapan besar dalam pergerakan ekonomi di daerah ini.

BACA JUGA :  Pencuri di Rumah Kontrakan Ditangkap

Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lotim, Lalu Putradi, menambahkan pentingnya pengendalian inflasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan pemantauan data, fakta, dan fenomena melalui survei di lapangan, BPS Lombok Timur memperkirakan pertumbuhan positif bagi perekonomian Lotim tahun 2021.” Pertumbuhan di sejumlah sektor seperti pertanian, perdagangan dan konstruksi, produksi, juga penggalian mengalami peningkatan tak kurang dari lima persen,” ungkapnya.(lie)